Fungsi Kelopak Bunga sebagai Alat Reproduksi dan Strukturnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bunga merupakan salah satu bagian dari tumbuhan yang memiliki fungsi sebagai alat reproduksi. Dalam bunga sendiri terdiri dari berbagai bagiannya, salah satunya kelopak bunga. Perlu diketahui, fungsi kelopak bunga memiliki tugas penting.
Di sisi lain, kelopak bunga juga terdiri dari berbagai struktur yang membentuknya. Sehingga bisa membuat tumbuhan dapat berkembang biak.
Fungsi Kelopak Bunga
Dikutip dari buku Embriologi Magnoliophyta oleh Susan Marlein Mambu dan Henny Lieke Rampe (2021: 26), kelopak bunga atau calyx adalah bagian bunga paling luar yang menyelimuti mahkota ketika masih kuncup. Helai kelopak bunga disebut sebagai sepal (dari penyingkatan bahasa Latin separatus "terpisah" + petalum "petal").
Fungsi dari kelopak bunga yaitu untuk melindungi mahkota bunga ketika masih kuncup dan akan terbuka jika mahkota mekar.
Kelopak bunga pada umumnya warna dan bentuknya menyerupai daun. Kelopak bunga menutupi bagian bunga lainnya ketika bunga masih belum mekar (kuncup). Ketika bunga sudah mulai mekar, maka kelopak bunga akan ikut membuka dan membiarkan bunga tersebut untuk mekar.
Kemudian bunga tersebut sudah mekar sempurna, kelopak bunga akan membentuk seperti bagian dasar dari sebuah bunga, dengan warna hijau daun.
Struktur Kelopak Bunga
Kelopak sendiri tersusun dari beberapa bagian yang dinamakan daun keloka. Pada bunga daun-daun kelopak mempunyai sifat yang berbeda-beda, yakni:
1. Berlekatan, menurut banyak sedikitnya bagian yang berlekatan (panjang pendeknya pancung-pancung di bagian atas kelopak) dibedakan 3 macam kelopak yaitu:
Berbagi jika hanya bagian kecil daun-daun saja berlekatan, pancung-pancungnya memiliki panjang lebih dari separuh panjang kelopak.
Bercangap jika bagian yang brelekatan kira-kira meliputi separuh panjangnya kelopak, jadi kira-kira pancung-pancungnya separuhnya.
Berlekuk jika bagian yang berlekatan melebihi separuh panjang kelopak, jadi pancung-pancungnya pendek saja.
2. Lepas atau bebas jika daun-daun kelopak yang satu dengan yang lainnya benar terpisah-pisah tidak berlekatan. Menurut simetrinya bentuk kelopak yang bermacam-macam itu dapat dibedakan menjadi 2 golongan:
Beraturan atau aktinomorf jika kelopak dapat dibagi dua yang setangkup meliputi bentuk-bentuk: Bintang, Tabung, Terompet, Mangkuk, Piala, Corong, Lonceng, dan lainnya.
Setangkup tunggal atau zigomorf seperti pada kelopak yang demikian bersifat:
- Bertaji seperti pada bunga pacar air
- Berbibir seperti pada bunga salvia.
Baca Juga: Mengenal Fungsi Putik pada Bunga beserta Strukturnya
Itulah penjelasan tentang fungsi dari kelopak bunga dan strukturnya. Meskipun memiliki penampilan tak seindah mahkota bunga, namun bagian dari bunga ini memiliki fungsi yang besar, terutama dalam reproduksi tumbuhan.(MZM)
