Fungsi Laporan Keuangan beserta Pengertian dan Jenis-jenisnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap perusahaan wajib membuat laporan keuangan. Salah satu fungsi laporan keuangan adalah dapat menggambarkan mengenai kinerja suatu perusahaan. Oleh karena itu baiknya pembuatan laporan keuangan harus dikuasai para pelaku bisnis.
Laporan ini menjadi sumber informasi karena setiap keputusan ekonomi penting dalam sebuah usaha dapat ditentukan oleh sebuah laporan keuangan. Hal ini juga membantu penerapan kebijakan dan strategi ke depan yang akan diambil.
Pengertian dan Fungsi Laporan Keuangan
Menurut buku Analisis Laporan Keuangan-Integrated And Comprehensive oleh HERY S.E. CRP . RSA. CFRM. (2018:3), laporan keuangan adalah hasil dari proses akutansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk mengkomunikasikan data keuangan atau aktivitas perusahaan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.
Laporan tersebut merupakan produk akhir dari serangkaian proses pencatatan data transaksi bisnis. Oleh karena itu laporan keuangan berguna untuk para investor dan kreditor dalam pengambilan keputusan investasi dan kredit.
Laporan keuangan memiliki beberapa fungsi penting dalam kemajuan perusahaan. Berikut uraian lengkapnya.
Sebagai penggambaran kondisi kesehatan keuangan dan kinerja sebuah perusahaan. Laporan keuangan akan memberikan gambaran jelas tentang pendapatan, pengeluaran, utang dan juga laba.
Memberikan rincian terkait biaya, laba, dan rugi. Di laporan keuangan ada neraca yang akan mejelaskan berbagai biaya.
Memudahkan dalam pengambilan keputusan untuk perusahaan. Laporan keuangan memberikan informasi tentang sumber daya keuangan serta penggunaannya dalam operasi bisnis. Dengan informasi ini, pengambil keputusan dapat mengambil keputusan yang tepat bagi kemajuan bisnis.
Menentukan strategi yang akan digunakan kelak agar tepat sasaran. Selain memudahkan pengambilan keputusan, laporan keuangan juga bisa menentukan strategi perusahaan ke depannya, apakah akan melakukan ekspansi, perampingan atau mau melaksanakan IPO.
Sebagai pemantau arus kas masuk dan kelar dari perusahaan. Dengan memantau arus kas, bisnis dapat mengelola keuangan secara efektif dan menghindari masalah keuangan yang mungkin timbul di masa depan.
Sebagai syarat untuk memenuhi kewajiban perpajakan. Laporan keuangan yang lengkap penting untuk memenuhi kewajiban perpajakan dan menghindari sanksi.
Jenis-jenis Laporan Keuangan
Adapun laporan keuangan dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan proses penyajiannya. Jenis-jenis laporan keuangan tersebut adalah sebagai berikut.
1. Laporan Laba Rugi
Laporan sistematis tentang pendapatan dan beban perusahaan untuk satu periode waktu. Memuat informasi mengenai hasil kinerja manajemen yaitu laba rugi bersih.
2. Laporan Ekuitas Pemilik
Laporan ini sering disebut sebagai laporan perubahan modal. Di dalamnya menunjukkan perubahan modal yang terjadi, dengan menambahkan keuntungan yang didapat ataupun mengurangi dari kerugian perusahaan.
3. Laporan Neraca
Sebuah laporan sistematis tentan posisi aset, kewajiban dan modal perusahaan per tanggal tertentu untuk menggambarkan posisi keuangan perusahaan.
4. Laporan Arus Kas
Sebuah laporan yang menggambarkan kas masuk dan kas keluar secara terperinci dalam satu periode waktu tertentu. Laporan ini menunjukkan besarnya kenaikan atau penurunan bersih kas dari seluruh aktivitas perusahaan.
Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Pasar Modal dalam Dunia Keuangan
Di dalam sebuah laporan keuangan berisi seluruh data terkait keuangan bisnis secara menyeluruh. Sehingga fungsi laporan keuangan khususnya untuk para pelaku usaha yakni dapat mengetahui kesehatan keuangan bisnisnya dengan baik.
