Fungsi Lisosom pada Hewan dan Tumbuhan

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fungsi lisosom pada hewan dan tumbuhan perlu diketahui karena berperan penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup. Bagian ini memiliki andil besar dalam menunjang proses pencernaan.
Secara umum, lisosom merupakan organel sel berbentuk kantong yang diselubungi oleh membran tunggal. Lisosom mempunyai diameter sekitar 500 nm dan berisi sekitar 40-50 jenis enzim.
Fungsi Lisosom
Berikut adalah beberapa fungsi lisosom pada hewan dan tumbuhan.
1. Mengontrol Pencernaan
Mengutip buku Gizi dalam Biologi Modern oleh Ummi Rohajatien, dkk (2022), fungsi lisosom yang pertama adalah untuk mengontrol pencernaan yang berlangsung di dalam sel. Fungsi ini sering disebut dengan pencernaan intrasel karena berlangsung di dalam lisosom.
2. Autofagi
Fungsi lisosom yang berikutnya adalah mendukung proses autofagi. Secara umum, autofagi merupakan proses degradasi pada sel hati dengan mitokondria yang mempunyai usia rata-rata 10 hari.
Setelah 10 hari, maka mitokondria tidak akan bisa berfungsi lagi. Saat itulah organel yang ada pada Retikulum Endoplasma kasar akan menciptakan autofagosom.
3. Endositosis
Fungsi lisosom yang selanjutnya adalah memudahkan proses endositosis. Endositosis itu sendiri merupakan proses masuknya makromolekul yang asalnya dari luar sel menuju ke dalam sel.
Makromolekul yang masuk ke dalam sel tersebut akan melewati Endocytic Pathway. Kemudian, bagian tersebut akan dibawa ke dalam Endosom dan bertemu dengan enzim hidrolitik untuk pertama kali. Proses tersebut akan menyebabkan terjadinya proses pematangan hingga membentuk lisosom.
4. Fagositosis
Fungsi lisosom juga bisa dijumpai pada proses fagositosis. Fagositosis merupakan suatu proses masuknya berbagai partikel yang mempunyai ukuran relatif besar serta beberapa mikroorganisme. Contohnya seperti bakteri dan virus di dalam sel.
5. Autolisis
Fungsi lisosom yang berikutnya terdapat dalam proses autolisis. Pengertian autolisis adalah suatu proses menghancurkan diri pada sel dengan cara membebaskan isi lisosom.
6. Eksositosis
Eksositosis merupakan salah satu fungsi lisosom dalam melakukan mobilisasi molekul-molekul yang mempunyai ukuran besar. Hal ini dimaksudkan agar molekul berukuran besar tersebut bisa melewati membran plasma yang asalnya dari dalam sel menuju ke luar sel.
Baca juga: Struktur dan Fungsi Organel, yang Menjadi Pembeda Sel Tumbuhan dan Sel Hewan
Fungsi lisosom yang disebutkan di atas bisa menunjukkan bahwa bagian tersebut memiliki peran penting dalam menunjang perkembangan makhluk hidup, baik hewan maupun tumbuhan. (DLA)
