Konten dari Pengguna

Fungsi Lisosom pada Sel Hewan dan Gangguan yang Mungkin Terjadi

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Fungsi Lisosom pada Sel Hewan. Sumber: Pixabay/ qimono
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Fungsi Lisosom pada Sel Hewan. Sumber: Pixabay/ qimono

Terdapat beragam fungsi lisosom pada sel hewan. Namun, salah satu yang utama adalah membantu proses pencernaan dalam sel. Hal ini karena proses pencernaan sangatlah penting bagi makhluk hidup apalagi hewan.

Dikutip dari buku Biologi Jl. 1 Ed. 5 oleh Neil A. Campbell, dkk (2002:124), lisosom merupakan kantung terikat membran dari enzim hidrolitik yang digunakan oleh sel untuk mencerna makromolekul.

Keberadaan enzim-enzim tersebut yang membuat fungsi lisosom dalam proses pencernaan bekerja dengan baik. Namun, jika enzim tersebut tidak mencukupi atau bahkan tidak ada, proses pencernaan dalam sel juga akan terganggu.

Fungsi Lisosom Pada Sel Hewan

Ilustrasi Fungsi Lisosom pada Sel Hewan. Sumber: Pixabay/ skylarvision

Dalam proses pencernaan, fungsi lisosom pada sel hewan sangat dibutuhkan. Hal ini karena lisosom ikut berproses dalam menyerap nutrisi yang diserap oleh tubuh. Namun, lebih dari itu, lisosom juga memiliki fungsi lain, apa saja?

  • Membantu mencerna makanan

  • Membantu enghancurkan zat-zat makanan dalam sitoplasma

  • Melakukan autofagi, atau penguraian bagian sel yang tak lagi berfungsi

  • Melakukan autolisis, atau memusnahkan selnya sendiri

  • Menghancurkan segala bentuk benda atau zat asing yang masuk dalam tubuh sel

Gangguan Pada Lisosom

Ilustrasi Fungsi Lisosom pada Sel Hewan. Sumber: Pixabay/ geralt

Sebelumnya telah dijelaskan bahwa fungsi lisosom pada sel hewan yang utama adalah membantu proses pencernaan. Di sisi lain, lisosom sendiri juga memiliki resiko terkena gangguan karena beberapa faktor. Hal ini tentu dapat mengganggu proses pencernaan pada sel hewan.

Gangguan yang terjadi pada lisosom biasanya disebut sebagai lysosomal storage disorder (LSD). Penyakit ini merupakan kelainan genetik yang membuat enzim hidrolase pada lisosom berkurang. Atas gangguan tersebut, fungsi kerja enzim dalam lisosom tentu terpengaruh.

Hal tersebut dapat membuat terjadinya penumpukan partikel yang tidak dapat dicerna dalam lisosom. LSD adalah penyakit genetik yang dapat mengurangi satu atau lebih enzim hidrolase pada lisosom.

Beberapa penyebab LSD dapat dipicu oleh beberapa faktor, yaitu sebagai berikut.

  • Kekurangan enzim aktivator

  • Kekurangan substrat protein aktivator

  • Kekurangan transport protein untuk mengangkut hasil pencernaan dari lisosom

  • Adanya kelainan pada proses post-translational protein enzim

Baca Juga: Mengenal Fungsi Mitokondria pada Sel Hewan beserta Strukturnya

Demikianlah penjelasan mengenai beberapa fungsi lisosom pada sel hewan dan gangguan yang mungkin terjadi. Semoga bermanfaat! (NUM)