Konten dari Pengguna

Fungsi Proyektor, Jenis, dan Cara Kerjanya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrsi fungsi proyetor. Sumber: unsplash.com/AlexLitvin.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrsi fungsi proyetor. Sumber: unsplash.com/AlexLitvin.

Fungsi proyektor yang diketahui secara umum oleh masyarakat adalah sebagai alat presentasi. Secara teknis, ada beberapa fungsi proyektor yang bisa dioptimalkan untuk aktivitas sehari-hari.

Fungsi proyektor sangat penting bagi sebagian orang sehingga ada penyedia jasa penyewaan proyektor. Informasi tentang fungsi, jenis dan cara kerja proyektor perlu diketahui agar dapat membantu jika dibutuhkan.

Fungsi Proyektor

Ilustrasi fungsi proyektor. Sumber: unsplash.com/KennyEliason.

Proyektor adalah alat optik yang meproyeksikan benda berupa gambar ke layar yang lebih lebih besar. Biasanya proyektor digunakan untuk acara yang dihadiri banyak orang.

Fungsi proyektor adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai perlengkapan presentasi. Proyektor digunakan agar hadirin dapat melihat pemaparan materi yang disampaikan bersama-sama dengan lebih jelas.

  2. Untuk media hiburan. Proyektor dapat digunakan untuk nonton bareng atau nobar. Misalnya nobar Piala Dunia.

Jenis-jenis Proyektor dan Cara Kerjanya

Ilustrasi fungsi proyektor. Sumber: unsplash.com/ParastooMaleki.

Dikutip dari Teori dan Aplikasi Fisika SMP Kelas VIII, Budi Prasodjo dan kawan-kawan (2007:190), berdasarkan jenis gambar, proyektor ada 2 jenis, yaitu:

1. Episkop

Proyektor episkop digunakan untuk memroyeksikan gambar tak tembus cahaya.

Contoh: poster, brosur dan gambar cetak yang tak tembus cahaya.

Cara kerja proyektor episkop adalah sebagai berikut:

  1. Dengan bantuan cermin cekung, sinar dari sumber cahaya mengumpul dan mengarah pada sumber gambar.

  2. Sinar dipantulkan melalui cermin datar.

  3. Cermin datar mengarahkan sinar ke cermin cembung dan membentuk bayangan nyata.

  4. Agar gambar tidak terbalik, posisi sumber gambar harus dibalik.

2. Diaskop

Proyektor diaskop digunakan untuk memroyeksikan gambar tembus cahaya.

Contoh: slide dan film.

  1. Proyektor Slide Bagian dari proyektor slide adalah lampu, cermin cekung dan lensa cembung. Cara kerjanya, cahaya yang dikumpulkan pada cermin cekung diteruskan pada lensa kondensor, yang terdiri dari beberapa lensa cembung. Lensa kondensor membentuk bayangan nyata. Bayangan ditangkap layar dalam bentuk terbalik sehingga asal gambar harus dibalik lebih dulu.

  2. Proyektor Film Prinsip kerjanya sama seperti proyektor slide, hanya saja pergantian dari slide ke slide lebih cepat sehingga seperti gambar hidup.

  3. Overhead Projector Prinsip kerjanya sama dengan proyektor slide, tapi ada dua cermin datar yang diletakkan sedemikian rupa sehingga lebih praktis dibandingkan proyektor slide.

Baca juga: 3 Cara Menyambungkan Hp ke Proyektor dengan Mudah

Demikianlah fungsi proyektor beserta jenis dan cara kerjanya untuk menambah wawasan tentang proyeksi gambar. Presentasi akan berjalan lebih lancar dengan peralatan yang tepat. (lus)