Konten dari Pengguna

Fungsi Sarung Tangan Laboratorium dan Jenis Alat Pelindung Lainnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi sarung tangan laboratorium. Sumber: unplash.com/CDC
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi sarung tangan laboratorium. Sumber: unplash.com/CDC

Sarung tangan adalah salah satu alat pelindung diri yang harus digunakan saat bekerja di laboratorium. Adapun fungsi sarung tangan laboratorium adalah untuk melindungi tangan dari zat kimia berbahaya yang bisa membuat kulit melepuh.

Tentu saja tidak hanya menggunakan sarung tangan saat bekerja di laboratorium karena pekerja lab harus menggunakan alat pelindung lainnya. Mulai dari jas laboratorium, masker, dan sebagainya.

Fungsi Sarung Tangan Laboratorium

Ilustrasi fungsi sarung tangan laboratorium. Sumber: unplash.com/CDC

Pecahan gelas bisa melukai tangan apabila pekerja laboratorium tidak menggunakan sarung tangan.

Misalnya ketika tidak sengaja memecahkan gelas beaker dan akan membersihkan pecahannya, dengan menggunakan sarung tangan, maka pecahan gelas tidak akan mengenai tangan.

Sarung tangan laboratorium berbeda dengan sarung tangan yang digunakan di luar ruangan. Perbedaan tersebut bisa terlihat dari tekstur dan bahan pembuatan. Biasanya terbuat dari bahan nitril, vinyl, karet, dan latex.

Hanya saja bahan yang umum digunakan adalah karet. Keunggulan menggunakan sarung tangan karet adalah meminimalisir kecelakaan yang terjadi karena bahan asam asetat, asam nitrat, dan asam sulfat.

Karet adalah bahan yang tidak mudah bereaksi dengan zat-zat kimia di laboratorium sehingga bagus digunakan untuk sarung tangan. Berdasarkan penjelasan di atas, fungsi sarung tangan laboratorium yaitu:

  • Memberikan perlindungan tangan dari temperatur suhu saat bekerja di lab dan akan melakukan pengujian seperti pemanasan bunsen.

  • Melindungi tangan dari pecahan gelas seperti gelas beaker karena kecelakaan kerja.

  • Melindungi tangan agar tidak terkena cipratan zat kimia berbahaya.

Jenis Alat Pelindung Lainnya

Ilustrasi fungsi sarung tangan laboratorium. Sumber: unplash.com/Bee Naturalles

Mengutip dari buku Pengelolaan Laboratorium IPA SMA, Elly Purwanti dan Ahmad Fauzi, (2020:100), di bawah ini terdapat beberapa jenis alat pelindung diri lainnya yang digunakan di laboratorium.

1. Jas Laboratorium

Tujuan menggunakan jas laboratorium adalah untuk melindungi lengan dan tubuh pekerja lab dari sentuhan langsung dengan zat kimia berbahaya.

Jas lab adalah jas yang terbuat dari bahan 65% katun, 35% polyester. Selain itu, jas lab juga dapat mencegah terjadinya api.

2. Masker

Selain itu, ada juga masker yang dapat melindungi area wajah dari zat beracun yang terurai ke udara bebas. Gas beracun tersebut seperti CO2, H2S, SO2, NH3, dan NO2. Jika mengenai area wajah bisa berefek besar.

3. Kacamata Pelindung

Terakhir adalah kacamata pelindung yang melindungi area mata dan bisa digunakan saat melakukan berbagai percobaan. Contohnya adalah penanganan asam dan alkali serta aktivitas lain yang melibatkan bahan kimia pemanas.

Baca Juga: Fungsi Tulang Jari Tangan dan Gangguan yang Bisa Terjadi

Fungsi sarung tangan laboratorium adalah untuk melindungi kulit agar tidak berinteraksi dengan zat kimia yang menyebabkan kulit melepuh. Selain itu, terdapat juga alat pelindung lainnya yang memiliki fungsi masing-masing. (GTA)