Fungsi Skala Nonius Jangka Sorong dan Cara Menghitungnya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Skala nonius jangka sorong memiliki kegunaan sebagai alat ukur diameter suatu benda. Seperti cincin, gelas, kelereng, dan lain-lain. Fungsi skala nonius sering dimanfatkan pada keperluan laboratorium dan pabrik manufaktur.
Dikutip dari buku Cerdas Belajar Fisika oleh Kamajaya (PT Grafindo Media Pratama:19) skala nonius disebut juga dengan skala Vernier yang sering ditemukan pada jangka sorong. Tingkat ketelitiannya cukup 0,01 cm. Namun, panjang maksimal yang dapat diukur adalah 20 cm.
Fungsi Skala Nonius Jangka Sorong
Jangka sorong umumnya memiliki bentuk layaknya penggaris. Alat ini ditemukan pertama kali oleh Pierre Vernier tahun 1931. Gunanya adalah untuk mengukur diamter luar dari suatu benda. Tak hanya itu, berikut fungsi skala nonius jangka sorong.
Untuk menghitung ukuran sisi dalam bentuk benda yang umumnya berbentuk seperti pipa.
Dapat berfungsi mengukur kedalaman celah atau lubang suatu benda. Biasanya dengan menancapkan dan menusukkan bagian alat aukur.
Dapat mengukur diameter dalam bentuk benda melalui tangkai ukur bawah.
Cara Menghitung Skala Nonius Jangka Sorong
Fungsi skala nonius jangka sorong yang utama adalah mengukur diamter suatu benda. Namun, untuk menghitungnya perlu cara khusus agar dapat menghasilkan nilai yang akurat. Untuk itu, simak cara menghitungnya di bawah ini.
Langkah yang pertama adalah menyiapkan objek yang akan diukur dan juga jangka sorong.
Kemudian buka rahang geser pada jangka sorong ke arah kiri hingga rapat.
Untuk meminimalisir kesalahan dalam mengukur, cek kembali pada kedua rahang tertutup dan skala menunjuk angka nol.
Lantas kendurkan baut pengunci dan menarik rahang keser ke kanan. Pastikan benda yang diukur diapit oleh dua rahang jangka sorong.
Setelah berada di kedua rahang, tarik rahang tersebut ke sebelah kiri hingga mengapit objek tersebut. Lalu putar baut pengunci sampai muncul suara klik.
Jika telah rapat, maka waktunya untuk menghitung nilai yang didapat. Caranya dengan memperhatikan garis terhimpit di antara skala atas dan bawah atau skala nonius-nya. Maka, cari angka yang menyambungkan lurus dengan garis dari skala nonius.
Terakhir, hasil pengukuran tersebut dihitung dengan menjumlahkan kedua angkanya. Sehingga, angka tersebut adalah diameter benda yang teliti.
Baca Juga: 4 Contoh Alat Ukur Panjang dalam Kehidupan Sehari-hari
Itulah beberapa penjelasan mengenai fungsi skala nonius jangka sorong dan cara mengukurnya yang tepat. Semoga bermanfaat! (NUM)
