Fungsi Stapes pada Telinga dan Penjelasan Lengkapnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Telinga manusia merupakan organ penting dengan tiga bagian utama, yaitu telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam. Salah satu tulang yang penting dari telinga tengah adalah stapes. Fungsi stapes pada telinga adalah menyesuaikan impedansi di gendang telinga dengan impedansi di telinga dalam.
Mengutip buku Indra Pendengaran; Telinga, Indah Slamet Budiarti (2023:14), telinga bagian tengah nerupakan telinga yang menerima rangsangan bunyi dari telinga bagian luar.
Fungsi Stapes pada Telinga
Stapes juga dikenal sebagai sanggurdi merupakan salah satu tulang pendengaran terkecil di tubuh manusia. Tulang ini terletak di telinga bagian tengah dan memainkan peran penting dalam proses pendengaran.
Selain stapes, pada telinga tengah juga terdapat tulang martil (malleus) dan tulang landasan (incus). Meskipun kecil, peran stapes sangat penting dalam proses pendengaran. Ketika gelombang suara mencapai gendang telinga, gendang telinga bergetar.
Getaran ini kemudian diteruskan melalui rangkaian tulang pendengaran, termasuk martil, landasan, dan akhirnya stapes. Stapes bergerak bolak-balik di celah yang sangat kecil yang menghubungkan telinga tengah dengan telinga dalam, yang disebut jendela oval.
Gerakan stapes menyebabkan cairan di dalam telinga dalam bergerak, menghasilkan gelombang berbeda yang akan dideteksi oleh sel rambut dalam koklea.
Sel rambut ini kemudian mengubah sinyal suara menjadi sinyal listrik yang dikirimkan melalui saraf pendengaran ke otak, di mana mereka diinterpretasikan sebagai suara. Lantas, apa fungsi stapes pada telinga yang penting untuk dipahami?
1. Menerima Getaran dari Inkus
Stapes menerima getaran suara dari inkus, yakni tulang pendengaran kedua.
2. Mentransmisikan Getaran ke Jendela Oval
Stapes kemudian mentransmisikan getaran ini ke jendela oval, yang merupakan membran yang menutupi lubang ke koklea.
3. Meningkatkan Amplitudo Getaran
Saat stapes bergerak, ia meningkatkan amplitudo getaran suara. Hal ini penting karena koklea, bagian telinga bagian dalam yang bertanggung jawab untuk mendeteksi suara, bekerja paling baik dengan getaran yang memiliki amplitudo tertentu.
Baca juga: Mengenal Fungsi Maleus pada Telinga dan Bagian Lainnya
Struktur Stapes dan Gangguan yang Terjadi
Stapes memiliki struktur yang unik dan memungkinkan untuk melakukan fungsinya dengan baik. Tulang ini terdiri dari:
Kepala: Bagian atas stapes yang terhubung dengan inkus.
Leher: Bagian tipis yang menghubungkan kepala dengan dasar.
Dasar: Bagian berbentuk oval yang menempel pada jendela oval.
Kaki: Dua struktur tipis yang menopang stapes.
Stapes dapat terkena berbagai gangguan yang dapat memengaruhi pendengaran. Beberapa contohnya adalah sebagai berikut.
Otosklerosis, yakni suatu kondisi di mana tulang di telinga bagian tengah, termasuk stapes, menjadi abnormal dan kaku.
Ankylosis, yakni ulang stapes menjadi menyatu dengan tulang di sekitarnya.
Dislokasi, yakni stapes berpindah dari posisinya yang normal.
Gangguan pada stapes ini dapat menyebabkan berbagai gejala, seperti penurunan pendengaran, tinnitus atau suara berdenging atau berdengung di telinga dan pusing, yaitu sensasi berputar atau kehilangan keseimbangan.
Dalam struktur telinga manusia, fungsi stapes pada telinga sangat penting dalam mentransmisikan getaran suara dari telinga tengah ke telinga dalam. Meskipun ukurannya kecil, stapes memiliki dampak besar pada kemampuan pendengaran manusia. (VAN)
