Konten dari Pengguna

Fungsi Tari Primitif, Pengertian, dan Ciri-cirinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi tari primitif. Sumber: pexels.com/AudyOfCourse.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi tari primitif. Sumber: pexels.com/AudyOfCourse.

Fungsi tari primitif tidak seluruhnya sama dengan tari masa kini berbeda karena perkembangan tari dipengaruhi latar belakang sosial budaya pada saat itu. Tari primitif dipengaruhi oleh kehidupan yang sangat sederhana.

Mengetahui untuk apa tari primitif dilakukan berarti juga mengetahui sebagian tantangan dan harapan masyarakat pada masa itu. Tari sebagai wadah ekspresi sering menjadi jembatan untuk memahami kehidupan suatu kelompok masyarakat.

Fungsi Tari Primitif

Ilustrasi fungsi tari primitif. Sumber: pexels.com/FredoxCarvalho.

Dikutip dari Pembelajaran Seni Tari, Anestia Widya Wardani dan Kawan-kawan (2023:11), pengertian tari primitif adalah jenis tari yang memiliki gerak, iringan, rias, dan busana yang bersahaja. Tari primitif berkembang pada masa prasejarah.

Masa prasejarah terbagi dua, yaitu zaman batu dan zaman logam. Pada zaman batu, tarian mengandalkan iringan yang dikeluarkan oleh tubuh. Misalnya, teriakan dan tepukan. Pada zaman logam, ada alat sederhana yang digunakan untuk menghasilkan musik iringan.

Pada masa prasejarah, fungsi tari primitif adalah:

  1. Mengekspresikan kegiatan sehari-hari yang mendominasi kehidupan saat itu, antara lain berburu dan berperang. Contohnya Tari Berburu dari Irian Jaya.

  2. Sebagai sarana pemujaan terhadap roh leluhur. Masyarakat di masa prasejarah masih menganut animisme dan dinamisme.

  3. Sebagai bagian dari upacara pernikahan, menyambut kelahiran bayi, kematian dan sebagainya.

Ciri-ciri Tari Primitif

Ilustrasi fungsi tari primitif. Sumber: pexels.com/JeffreySurianto.

Tari primitif memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan tarian lain yang lebih maju. Ciri-ciri tari primitif adalah sebagai berikut:

  1. Berkembang pada masa prasejarah.

  2. Tarian bersifat sakral.

  3. Menggunakan gerakan yang iringan dan sederhana. Misalnya hentakan kaki, tepukan tangan atau suara-suara khas.

  4. Menirukan gerakan yang sebenarnya tanpa koreografi. Misalnya gerakan hewan, menombak, memanah dan sebagainya.

  5. Formasi yang sering digunakan adalah melingkar yang melambangkan kekuatan.

  6. Dasar gerakan tari mencerminkan penyataan kolektif.

  7. Diiringi alat musik sederhana atau tanpa iringan musik sama sekali.

  8. Menggunakan tata rias sederhana dari bahan-bahan alami yang ditumbuk, misalnya dari dedaunan dan bunga-bungaan.

  9. Menggunakan tata busana alami dari dedaunan, rumput-rumputan dan aneka bunga.

  10. Sebagian besar ditujukan sebagai pemujaan terhadap leluhur atau nenek moyang.

Baca juga: 3 Unsur Utama dalam Tari, Apa Saja?

Itulah fungsi tari primitif, pengertian, dan ciri-cirinya untuk memperluas wawasan. Seni tari tidak hanya bisa dinikmati gerakannya tapi juga mencerminkan dinamika suatu kelompok masyarakat pada suatu masa. (lus)