Konten dari Pengguna

Fungsi Xilem dan Floem sebagai Jaringan Pengangkut pada Tumbuhan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi xilem. Sumber: NeilMacc/unsplash.com.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi xilem. Sumber: NeilMacc/unsplash.com.

Fungsi xilem dan floem sangat penting bagi tumbuhan. Tanpa xilem dan floem, tumbuhan menjadi kerdil, kering, bahkan bisa mati.

Xilem dan floem tidak tampak di permukaan tanaman. Bahkan banyak yang tidak tahu bahwa ada nama-nama tersebut, kecuali pernah mempelajarinya di sekolah. Pembahasan tentang xilem dan floem di bawah ini akan memberikan pengetahuan tersebut.

Fungsi Xilem dan Floem

Ilustrasi fungsi xilem. Sumber: MItchGaiser/unsplash.com.

Xilem dan floem merupakan salah satu jenis jaringan pada tumbuhan. Jaringan adalah kumpulan sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama.

Dilihat dari kemampuannya memperbanyak diri, jaringan dibagi 2, yaitu jaringan meristem dan jaringan permanen. Xilem dan floem termasuk dalam jaringan permanen. Itu artinya xilem dan floem tidak tidak tumbuh dan memperbanyak diri lagi.

Dikutip dari Konsep Dasar IPA, Arif Rahman Hakim dan Kawan-kawan (2022:79), fungsi xilem dan floem adalah sebagai berikut.

1. Sebagai Jaringan Pengangkut

Sebagai jaringan pengangkut, xilem dan floem berfungsi sebagai alat transportasi hasil fotosintesis ke seluruh bagian tumbuhan serta mengangkut air dan garam-garam mineral dari akar ke daun.

Secara individu, fungsi xilem dan floem sebagai jaringan pengangkut adalah sebagai berikut.

  1. Xilem atau pembuluh kayu terdiri dari trakeid dan trakea yang merupakan sel-sel mati yang berdinding lignin atau zat kayu, yang berfungsi mengangkut air dan garam dari akar ke daun.

  2. Floem atau pembuluh tapis terdiri dari sel-sel hidup, berdinding selulosa dengan dinding melintang yang berpori, yang berfungsi untuk mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan.

2. Membentuk Ikatan Pembuluh Angkut

Xilem dan floem secara bersama-sama membentuk ikatan pembuluh angkut, antara lain:

  1. Ikatan pembuluh kolateral. Tersusun dari xilem dan floem yang bersebelahan dalam suatu jari-jari. Pembuluh ini terbagi 2 lagi yaitu terbuka pada tumbuhan dikotil dan tertutup pada tumbuhan monokotil.

  2. Ikatan pembuluh radial. Tersusun dari xilem dan floem yang bersebelahan tapi tidak dalam satu jari-jari. Misalnya pada akar.

  3. Ikatan pembuluh konsentris. Ikatannya berbentuk cincin silindris. Ini juga dibagi 2 lagi, yaitu amfikribal (xilem dikelilingi floem) dan Amfifasal (floem dikelilingi xilem).

Baca juga: Pengertian, Contoh dan Ciri-ciri Monokotil pada Tumbuhan

Demikianlah pembahasan tentang fungsi xilem dan floem pada tumbuhan. Tumbuhan akan subur jika xilem dan floem menjalankan tugasnya dengan baik. (LUS)