Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2024 © PT Dynamo Media Network
Version 1.89.0
Konten dari Pengguna
Gaya Tarik Antar Partikel Zat Gas beserta Penjelasannya
11 Desember 2023 15:46 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Gaya tarik antar partikel zat gas menjadi hal yang menarik dalam ilmu kimia karena cukup berbeda dengan zat lainnya. Zat gas memiliki bentuk gaya tarik menarik yang cenderung lemah di antara partikel penyusun zatnya.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan buku Pendalaman Materi (BUPERI) Ilmu Pengetahuan Alam oleh Dewi Nur Halimah, ‎Penerbit Pustaka Rumah C1nta (2020), zat gas mempunyai sifat bentuk dan volume berubah-ubah. Bentuknya berubah-ubah dikarenakan partikel pada zat gas berjauhan, tersusun tidak teratur.
Gaya Tarik Antar Partikel Zat Gas
Gaya tarik antar partikel zat gas sangat ringan dan tidak beraturan, sehingga mudah membuatnya tidak tetap. Materi berwujud gas, susunan partikelnya saling berjauhan hal ini yang membuat gaya tarik menarik akan ringan.
Sebelum mengetahui gaya tarik menarik gas, perlu diketahui apa itu gas. Zat gas ialah suatu zat atau benda yang mempunyai volume dan bentuk yang selalu berubah-ubah sesuai dengan tempat (wadahnya). Contohnya balon, ban sepeda dan ban motor, gelas kosong, botol kosong, dan lain sebagainya
ADVERTISEMENT
Kohesi adalah gaya tarik-menarik antara partikel-partikel yang sejenis. Adhesi adalah gaya tarik-menarik antara partikel-partikel yang tidak sejenis. Sifat partikel zat gas, yakni bentuk berubah,volume berubah dan jarak partikelnya sangat berjauhan dalam susunan yang tidak teratur.
Banyak ilmuwan yang mengatakan bahwa gaya tarik menarik pada partikel zat gas hampir tidak ada sedikit pun. Hal ini karena partikel-partikel zat gas dapat bergerak sangat bebas. Partikel-partikelnya berikatan, namun sangat lemah, sehingga dapat menyebar dengan bebas.
Beberapa contoh benda gas adalah korek gas, udara, angin, asap, kabut, uap, oksigen, karbon monoksida. Meskipun begitu gas tetap dapat memuai. Pemuaian diakibatkan oleh perubahan suhu. Sedangkan suhu dapat memengaruhi panjang, luas, dan volume dari zat-zat tersebut.
Contoh pemuaian gas adalah tidak boleh mengisi angin ban dalam kendaraan terlalu penuh. Jika ban mengalami peningkatan suhu, gas dalam ban akan memuai dan menyebabkan ban meletus.
ADVERTISEMENT
Demikian penjelasan singkat tentang gaya tarik antar partikel zat dalam pelajaran kimia . Semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan di bidang kimia. (NDA)
Live Update