Konten dari Pengguna

Gerakan Start saat Aba-aba "Bersedia" pada Lari Jarak Pendek

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Gerakan Start saat Aba-aba "Bersedia" pada Lari Jarak Pendek. Sumber: Pexels/Andrea Piacquadio
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Gerakan Start saat Aba-aba "Bersedia" pada Lari Jarak Pendek. Sumber: Pexels/Andrea Piacquadio

Gerakan start saat aba-aba “Bersedia” pada lari jarak pendek adalah berdiri di belakang garis start. Gerakan tersebut termasuk dalam teknik start jongkok yang harus dipelajari dalam lari jarak pendek.

Jadi aba-aba "Bersedia", "Siap", "Ya" memiliki perbedaan posisi saat melakukannya. Sehingga memahami setiap gerakan start harus diketahui para siswa agar dapat melakukannya dengan baik.

Belajar Gerakan Start saat Aba-aba "Bersedia" pada Lari Jarak Pendek

Ilustrasi Gerakan Start saat Aba-aba "Bersedia" pada Lari Jarak Pendek. Sumber: Pexels/Anna Shvets

Para siswa dalam mata pelajaran olahraga ketika masuk dalam materi lari jarak pendek, harus mencermati teori gerakan start yang digunakan.

Berikut adalah gerakan start saat aba-aba"Bersedia" pada lari jarak pendek yang dirangkum menurut buku Pendidikan Jasmani, Irwansyah (hal.40),

  1. Tangan diletakkan di garis. ibu jari dan jari yang lain membentuk huruf V terbalik. Bahu condong ke depan dengan lengan posisi lurus.

  2. Posisi lutut di tanah berjarak sekitar satu jengkal dari garis start. Kaki lainnya diletakkan tepat di samping lutut yang menempel tanah sekitar satu kepal.

  3. Pada aba-aba "bersedia", posisi badan agak maju ke depan di belakang garis start, sedangkan tangan harus tetap lurus. Fokuskan pandangan ke depan.

  4. Fokus untuk mendengarkan aba-aba selanjutnya yaitu "Siap" dan "Ya"

Kesalahan Gerakan Start pada Lari Jarak Pendek

Ilustrasi Gerakan Start saat Aba-aba "Bersedia" pada Lari Jarak Pendek. Sumber: Pexels/RUN 4 FFWPU

Untuk melakukan gerakan start yang baik, maka diperlukan latihan secara rutin dan pemahaman teori. Berikut adalah beberapa kesalahan yang terjadi ketika gerakan start.

  • Apabila sebelum aba-aba "Ya" dan pistol ditembakkan, pelari atau sprinter telah mendahului memulai maka hal itu dianggap start yang salah.

  • Posisi kaki harus benar, satu kaki harus berada di belakang kaki lain. Jarak dan posisi sesuai dengan teori yang berlaku.

  • Leher terlalu tegang, sehingga tubuh tidak fleksibel dalam melakukan perpindahan gerakan start.

  • Pelari terlalu cepat menegakkan badan, seharusnya mereka berlari dengan tubuh condong ke depan terlebih dahulu barulah perlahan menegakkan badan.

Baca Juga: Cara Melakukan Langkah Kaki dalam Lari Jarak Pendek, Atlet Wajib Tahu

Demikian penjelasan tentang gerakan start saat aba-aba “bersedia” pada lari jarak pendek. Untuk menyempurnakannya dibutuhkan latihan rutin oleh para siswa agar dapat menguasai gerakan tersebut. (DVA)