Hasil Siklus Krebs dan Tahapannya dalam Respirasi Aerob

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa hasil siklus kreb? Ini adalah pertanyaan yang umum muncul saat mempelajari mengenai siklus kreb pada pelajaran Biologi. Siklus krebs, adalah proses biokimia yang menakjubkan yang terjadi dalam mitokondria sel eukariotik.
Siklus ini merupakan bagian integral dari respirasi aerob. Jadi masih berhubungan dengan cara utama sel untuk menghasilkan energi dalam bentuk ATP (adenosin trifosfat).
Tahapan untuk Mendapatkan Hasil Siklus Krebs
Siklus krebs, juga dikenal sebagai siklus asam sitrat atau siklus asam trikarboksilat, adalah suatu siklus biokimia yang terjadi dalam mitokondria sel eukariotik. Siklus Krebs merupakan salah satu tahap utama dalam proses respirasi sel.
Pada kondisi aerob, glukosa yang telah diubah menjadi asam piruvat melalui glikolisis akan dioksidasi secara sempurna menjadi air. Sedangkan karbon dioksida melalui siklus asam sitrat.
Berdasarkan buku BIOLOGI Interaktif Kelas XII IPA, Wijaya Jati, 2007, secara lebih lengkap, inilah tahapan yang diperlukan untuk mendapatkan hasil siklus krebs.
1. Asam Sitrat (Citrate)
Siklus dimulai dengan penggabungan molekul asam oksaloasetat dengan molekul asetil-KoA, membentuk molekul asam sitrat (citrate). Proses ini disebut sebagai reaksi penggabungan (condensation).
2. Reaksi Dekarboksilasi
Molekul asam sitrat mengalami serangkaian reaksi dekarboksilasi. Artinya adalah mengalami pelepasan satu karbon dioksida dari molekul tersebut pada setiap siklusnya.
3. Generasi NADH dan FADH2
Selama Siklus Krebs, NAD+ (nikotinamida adenin dinukleotida) dan FAD (flavin adenin dinukleotida) menerima elektron dan proton dari molekul intermediat siklus. Lalu menghasilkan molekul NADH dan FADH2, yang berperan dalam rantai transport elektron untuk menghasilkan ATP.
4. Generasi ATP
Beberapa langkah dalam siklus krebs menghasilkan senyawa antara yang menyediakan energi untuk sintesis ATP. Dilakukan melalui fosforilasi tingkat substrat dan fosforilasi oksidatif.
5. Regenerasi Asam Oksaloasetat
Pada akhir siklus, asam oksaloasetat yang awalnya digunakan dalam reaksi penggabungan dihasilkan kembali. Asam oksaloasetat ini dapat berpartisipasi kembali dalam siklus Krebs untuk memulai siklus baru.
Dalam satu kali putaran proses siklus krebs, dapat menghasilkan 12 ATP dengan rincian:
1 molekul GTP yang akan langsung diproduksi menjadi ATP
3 molekul NADH yang akan dioksidasi melalui transport elektron menghasilkan 3 ATP per molekul. Jadi, 3 molekul NADH bisa menghasilkan 9 ATP.
1 molekul FADH yang dioksidasi melalui transpor elektron dapat menghasilkan 2 ATP per molekul.
1 molekul CO2 yang nantinya akan dilepaskan.
Baca Juga: Tahapan Dekarboksilasi Oksidatif Pada Respirasi Aerob
Dari penjelasan tersebut, bisa disimpulkan bahwa untuk dua kali putaran, hasil siklus kreb adalah dalam bentuk energi sebanyak 24 ATP dan 2 molekul CO2. Demikian penjelasan mengenai siklus krebs dan tahapannya, semoga bisa dipahami. (DNR)
