Konten dari Pengguna

Hikmah dari Cerita Lutung Kasarung dan Ringkasan Ceritanya yang Menginspirasi

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hikmah dari cerita Lutung Kasarung. Sumber foto: Pixabay /Tumisu
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hikmah dari cerita Lutung Kasarung. Sumber foto: Pixabay /Tumisu

Lutung Kasarung merupakan salah satu cerita rakyat yang menginspirasi. Pasalnya, banyak hikmah dari cerita Lutung Kasarung yang dapat dipelajari oleh para pendengar maupun pembacanya.

Cerita Lutung Kasarung berasal dari Tanah Pasundan Jawa Barat. Dalam hal ini, ada beberapa tokoh yang terdapat dalam teks cerita tersebut, di antaranya Prabu Tapa Agung, Purbasari, Purbararang, nenek sihir, dan lutung.

Hikmah dari Cerita Lutung Kasarung beserta Ringkasan Ceritanya yang Menginspirasi

Ilustrasi hikmah dari cerita Lutung Kasarung. Sumber foto: Pixabay/ Mysticsartdesign

Lutung Kasarung adalah cerita yang sangat populer dan menarik untuk dibaca. Cerita ini memuat kisah tentang sosok pangeran monyet. Penyajian cerita dalam teks tersebut menggunakan alur maju dan mengangkat tema kesabaran.

Hikmah dari cerita Lutung Kasarung kaya akan nilai-nilai teladan. Adapun pesan yang dapat diambil dari kisah Lutung Kasarung adalah jangan pernah iri hati terhadap apa yang dimiliki orang lain apalagi saudara sendiri.

Untuk lebih memahaminya, di bawah ini merupakan ringkasan teks cerita rakyat Lutung Kasarung yang dapat disimak dikutip dari buku Koleksi Terbaik Cerita Rakyat Nusantara, Putri Khumairah, (2017: 52-53).

Lutung Kasarung

AIkisah di sebuah kerajaan hiduplah seorang raja yang bernama Prabu Tapa Agung. Kini, usianya sudah tidak muda lagi. Lalu, ia memilih Purbasari, putri bungsunya sebagai pengganti dirinya untuk memimpin kerajaan. Purbasari memiliki seorang kakak yang bernama Purbararang, ia tidak setuju jika adiknya diangkat menggantikan ayah mereka.

Kemarahannya pun memuncak, sehingga ia berniat untuk mencelakakan adiknya. Purbararang pergi menemui seorang nenek sihir untuk menyihir Purbasari. Nenek sihir itu memantrai Purbasari sehingga kulitnya yang mulus berubah menjadi totol-totol hitam.

Melihat kondisi Purbasari akhirnya Purbararang memiliki alasan untuk mengusir adiknya tersebut. Kemudian, ia menyuruh seorang patih untuk mengasingkan Purbasari ke sebuah hutan.

Selama tinggal di dalam hutan ia mempunyai banyak teman baru, yaitu hewan-hewan yang selalu baik kepadanya. Di antara hewan tersebut, ada seekor kera berbulu hitam yang misterius. Kera tersebut paling perhatian kepada Purbasari. Kera itu biasa dipanggil Lutung Kasarung.

Lutung tersebut selalu menghibur hati Purbasari. Ketika malam bulan purnama, Lutung Kasarung bersikap aneh. Ia berjalan ke tempat yang sepi lalu bersemedi. Saat itu, ia sedang memohon sesuatu kepada Dewata.

Hal ini membuktikan bahwa Lutung Kasarung bukan makhluk biasa. Tidak lama kemudian, tanah di dekat Lutung itu merekah dan terciptalah sebuah telaga kecil, airnya sangat jernih dan mengandung obat yang sangat harum.

Keesokan harinya Lutung Kasarung menemui Purbasari dan memintanya untuk mandi di telaga tersebut. Ia pun menurutinya. Tidak lama setelah ia menceburkan dirinya, suatu keajaiban terjadi pada kulitnya. Perlahan-lahan kulitnya berubah menjadi bersih seperti semula dan ia menjadi cantik kembali.

Kemudian, Purbararang memutuskan untuk melihat kondisi adiknya di hutan. Sesampainya di hutan, akhirnya ia bertemu dengan adiknya dan mereka saling berpandangan. Purbararang tidak percaya melihat perubahan adiknya kembali seperti semula.

Ia pun tidak mau kehilangan malu, ia lalu mengajak Purbasari adu panjang rambut dan ternyata rambut Purbasari lebih panjang. Lalu, Purbararang mengadu ketampanan sang tunangan dengan lutung. Pada saat itu juga Lutung Kasarung segera bersemedi. Tiba-tiba, terjadi suatu keajaiban. Lutung Kasarung berubah menjadi seorang pemuda yang gagah dan berwajah lebih tampan daripada Indrajaya.

Purbararang akhirnya mengakui kekalahannya. Purbasari yang baik hati memaafkan Purbararang. Setelah kejadian itu, mereka semua kembali ke istana. Purbasari menjadi seorang ratu yang didampingi oleh seorang pemuda idamannya. Pemuda yang ternyata selama ini selalu mendampinginya di hutan dalam wujud seekor lutung

Hikmah dari cerita Lutung Kasarung mengajarkan untuk selalu melakukan kebaikan dalam hidup. Dengan begitu, pembaca dapat meneladani pesan-pesan moral yang disampaikan penulis dalam cerita tersebut. (Riyana)

Baca lustrasi Juga: 4 Amanat Cerita Sangkuriang sebagai Cerita Rakyat