Konten dari Pengguna

Inilah Fungsi Baterai beserta Jenisnya dalam Perangkat Elektronik

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fungsi Baterai. Sumber: Pixabay/ fotoblend
zoom-in-whitePerbesar
Fungsi Baterai. Sumber: Pixabay/ fotoblend

Baterai merupakan benda yang mudah ditemui dalam kehidupan. Benda ini menjadi salahh satu komponen penting dalam sebuah alat elektronik, khususnya berjenis portabel. Fungsi baterai secara umum yaitu menyalurkan energi listrik kepada perangkat elektronik.

Dikutip dari Pengantar Baterai oleh Dr. Zikri Noer, S.Si, M.Si dan Dr. Indri Dayana, M.Si (2021:10) baterai adalah perangkat yang tediri dari satu atau lebih sel elektrokimia dengan koneksi eksternal yang disediakan untuk memberi daya pada perangkat listrik.

Banyak sekali alat elektronik yang membutuhkan baterai sebagai sumber listrik. Contohnya, handphone, laptop, senter, kamera, remot, bahkan seperti senter, ponsel, bahkan mobil listrik.

Fungsi Baterai dan Jenisnya

Fungsi Baterai. Sumber; Pixabay/ analogicus

Fungsi baterai cukup kompleks bagi alat elektronik dengan jenis portabel. Adanya baterai dapat mempermudah alat elektronik tersebut dibawa kemana pun tanpa khawatir mencari sumber listrik. Oleh karenanya, simak fungsi baterai yang beragam berikut ini.

  • Baterai berfungsi sebagai alat penyedia atau penyuplai energi listrik bagi alat elektronik

  • Sebagai pendukung sistem kerja komponen lain seperti injektor, busi, maupun sensor

  • Menggerakkan alat elekronik dengan tegangan tertentu

  • Berfungsi sebagai stabilizer atau pemasok daya ekstra apabila dibutuhkan

Baca Juga: Mengenal Jenis Baterai yang Ada di Pasaran

Di pasaran, banyak beredar baterai dengan karakteristiknya yang berbeda-beda. Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan alat elektronik itu sendiri. Setelah mengetahui fungsi baterai di atas, simak jenis-jenis baterai berikut ini.

1. Baterai Primer (Baterai Sekali Pakai)

Baterai primer merupakan baterai yang hanya dapat digunakan satu kali saja. Apabila telah habis daya listrik dalam baterai tersebut, maka baterai tidak dapat digunakan kembali. Jenis baterai ini sering dijumpai di berbagai toko maupun supermarket.

Umumnya, baterai primer memberikan tegangan paling sedikit sebesar 1,5 Volt dengan beragam ukuran. Seperti ukuran AAA (sangat kecil), AA (kecil) serta C (medium) dan D (besar). Contoh baterai primer adalah lithium, alkaline, dan silver oxide.

2. Baterai Sekunder (Baterai Isi Ulang)

Baterai sekunder merupakan kebalikan dari baterai primer, yaitu dapat digunakan berkali-kali. Keunggulannya, baterai sekunder dapat diisi kembali dengan menyambungkannya pada sumber listrik.

Pada dasarnya, ccara baterai sekunder dalam menghasilkan arus listrik adalah sama dengan Baterai Primer. Hanya saja, Reaksi Kimia pada Baterai Sekunder ini juga dapat berbalik. Contoh baterai sekunder yaitu, Ni-Cd (Nickel-Cadmium) dan Ni-MH.

Demikianlah pembahasan mengenai fungsi baterai beserta jenis-jenisnya. Semoga bermanfaat!

(NUM)