Konten dari Pengguna

Intropeksi: Pengertian, Manfaat, dan Cara Melakukannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Pengertian Intropeksi, Unsplash/Landis Brown
zoom-in-whitePerbesar
Pengertian Intropeksi, Unsplash/Landis Brown

Introspeksi artinya tindakan melihat ke dalam diri sendiri untuk merenungkan pikiran, emosi, dan ingatannya. Setiap orang perlu melakukan introspeksi diri agar sudut pandangnya mengenai harga dirinya dan orang sekitar dapat berubah.

Introspeksi diri adalah cara berpikir di mana seseorang mengamati dan merenungkan berbagai aspek diri dan keberadaan diri. Introspeksi diri bermanfaat untuk kesehatan mental dan kesejahteraan diri.

Pengertian Intropeksi

Pengertian intropeksi, Unsplash/ Amdrew Ly

Mengutip dari buku Pedoman dan -Penyusunan Pengembangan Diri Bagi Guru, Adi Suprayitno, 2019, intropeksi adalah renungan atas pikiran dan perasaan diri sendiri, mereka yang sudah dapat masuk ke dalam kondisi tenang dan bebas dari energi negatif akan mampu menyadari kesalahannya.

Introspeksi diri merupakan istilah dari bahasa Inggris, “introspection” yang memiliki arti sendiri-sendiri. Secara umum, istilah ini mengacu pada kegiatan memeriksa atau mengintrospeksi diri secara sistematis.

Kegiatan ini penting untuk dipelajari oleh setiap individu karena dengan introspeksi diri, kita akan lebih mengenal diri sendiri. Selain itu, introspeksi diri juga membantu kita untuk belajar mengontrol emosi dan perilaku kita sehari-hari.

Manfaat Intropeksi

Manfaat Intropeksi , Unsplash/ Freestock

Tujuan dari introspeksi diri adalah menilai diri sendiri secara jujur tanpa perlu berpura-pura, membela diri, atau bahkan menyalahkan diri terhadap apa yang sudah terjadi. Manfaat introspeksi diri ada beragam, di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Lebih mengenal dan menghargai diri sendiri

  2. Memahami makna dari sebuah kejadian dengan lebih baik

  3. Lebih bijak dalam menyelesaikan masalah

  4. Memiliki kehidupan yang lebih baik karena lebih bisa mengontrol diri

  5. Memiliki pembawaan yang lebih baik

  6. Lebih berempati dan toleran

  7. Lebih bertanggung jawab dan dapat dipercaya

  8. Lebih bisa menjalin komunikasi dan hubungan yang baik dengan orang lain

Baca Juga: Pengertian Irasional dan Perbedaan dengan Rasional

Cara Melakukan Intropeksi

Cara Melakukan Intropeksi , Unsplash/ Marino Linic

Membiasakan introspeksi diri bukan hal yang mudah dilakukan. Jika belum terbiasa, boleh memulainya dengan perlahan. Berikut beberapa cara introspeksi diri yang dapat diterapkan.

1. Bertanya pada Diri Sendiri

Membuat daftar pertanyaan kepada diri sendiri adalah langkah awal yang tepat untuk bisa mengembangkan karier dan kehidupan sosial. Tanyakan beberapa pertanyaan seperti

  1. Apa yang dimau

  2. Hal apa yang kurang disukai

  3. Apa hal yang dihindari dan alasannya

  4. Apa goal masa depan yang harus dipersiapkan dari sekarang

  5. Apa yang kamu tidak sukai dari perilaku orang lain terhadapmu dan alasannya

  6. Kontribusi apa yang menurut kamu kurang di tempat kerja

  7. Hal apa yang kamu inginkan dari orang lain di tempat kerja

2. Mengidentifikasi Penyebab

Setelah mengerti pokok masalahnya, coba gali lagi pikiran lebih dalam dengan bertanya mengapa merasakan atau melakukan hal tersebut.

Ini bisa menyita waktu yang cukup lama, karena akar dari sebuah masalah bisa saja sudah terjadi sejak lama dan terpendam dalam pikiran.

3. Menurunkan Ego

Jika memang sedang terjadi keadaan kurang menyenangkan antara pengguna dan rekan kerja, cobalah menurunkan ego. Jika terjadi masalah, maka bisa diterapkan teknik ambil napas dan buang napas secara berkala.

Tenangkan diri dahulu untuk memahami keadaan lebih baik. Lalu renungkan pertanyaan ini, “Dia memang salah sudah melakukan itu, tapi apakah aku sendiri tidak memiliki kesalahan juga?”

4. Berdamai dengan Diri Sendiri

Saat introspeksi diri, cobalah untuk memaafkan diri sendiri terhadap kesalahan yang pernah terjadi di masa lalu atau kekurangan yang di miliki. Tidak perlu menyalahkan diri sendiri tentang apa yang sudah terjadi. Pengguna hanya perlu lebih berhati-hati agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Itulah pengertian, manfaat, dan cara melakukan intropeksi agar lebih baik dan tidak ikut menjadi diri yang negatif. Dengan introspeksi diri, pengguna akan menjadi lebih sadar akan kekuatan, potensi, dan keterbatasan. (Abie)