Konten dari Pengguna

Ion: Pengertian, Jenis dan Contoh Ikatannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi gambar ion adalah atom yang bermuatan listrik. Sumber gambar: pixabay/PublicDomainPictures
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gambar ion adalah atom yang bermuatan listrik. Sumber gambar: pixabay/PublicDomainPictures

Ion adalah sejumlah satu atau lebih atom yang memiliki muatan di dalamnya. Pembentukan ion dapat terjadi akibat peningkatan dan pengurangan elektron pada partikel atom.

Selain itu, ion memegang peranan penting pada berbagai bidang kehidupan. Seperti sebagai pembentuk senyawa hingga penghantar aliran listrik suatu larutan elektrolit. Berkenaan dengan hal tersebut, pemahaman terkait ion penting diketahui dalam mempelajari suatu reaksi kimia yang ada.

Pengertian dan Jenis-Jenis Ion

Ilustrasi gambar ion adalah atom yang bermuatan listrik. Sumber foto: pixabay/jarmoluk

Berdasarkan buku Panduan Kimia Praktis SMP, Dian Nur Fibrianto, (2008:12), ion adalah atom atau kumpulan atom yang bermuatan listrik.

Ion dihasilkan apabila atom membebaskan atau menyerap satu atau lebih elektron. Sehingga dapat membentuk kulit terluar bermuatan penuh, yang menjadikan atom stabil.

Adapun ion terbagi menjadi beberapa macam. Berikut ini merupakan pengelompokan jenis ion beserta penjelasannya.

1. Kation

Kation merupakan ion yang bermuatan positif. Jenis ini terbentuk karena elektron yang berada pada kulit terluar atom dilepaskan. Sehingga atom kelebihan proton yang menjadikan sebagian besar muatannya adalah positif.

Kemudian, unsur atom golongan IA dan IIA cenderung menghasilkan kation akibat pelepasan elektron. Contohnya NO₂⁺(Nitronium), NH₄⁺ (Ammonium), dan H₃O⁺ (Hidronium).

2. Anion

Berbanding terbalik dengan kation, anion adalah ion bermuatan negatif. Pembentukan anion akibat atom menerima lebih banyak elektron. Sehingga muatannya menjadi negatif.

Sementara itu, atom VI A dan VII A merupakan golongan unsur yang cenderung bersifat anion. Contohnya NO₃⁻ (nitrat) dan CN⁻ (sianida).

Contoh Ikatan Ion

Ilustrasi gambar ion adalah atom yang bermuatan listrik. Sumber foto: pixabay/ColiN00B

Setelah mengetahui ion adalah atom yang mempunyai muatan. Lebih lanjut, berikut ini terdapat beberapa contoh Ikatan ion dikutip dari Buku Pintar Pelajaran: Ringkasan Materi Dan Kumpulan Rumus Lengkap, Drs. Joko Untoro, Tim Guru Indonesia, (2010:10).

1. Contoh Ikatan Ion NaCl

11Na (2,8,1) — Na (2,8)+e

17CI (2,8,7)+e — Cl⁻ (2,8,8)

Diketahui:

Logam Natrium (Na) melepaskan elektron kemudian berubah menjadi ion Na+, sedangkan unsur non logam gas klorida (Cl) menerima hasil pelepasan elektron Na+ sehingga berubah menjadi CI⁻.

Maka reaksi menjadi:

Na+Cl — (Na⁺)+Cl⁻ = NaCl (natrium klorida)

2. Contoh Ikatan Ion MgCl₂

12Mg (2. 8. 2) — Mg²⁺ (2. 8) + 2e

17Cl (2. 8. 7) + e — Cl⁻ (2.8.8)

Diketahui:

Logam Mg (golongan IIA) melepaskan elektron berubah menjadi ion Mg²⁺. Non logam Cl (golongan VIIA) menerima elektron menjadi ion Cl⁻.

Maka reaksi menjadi:

Mg²⁺ + 2Cl⁻ — MgCl₂ (magnesium klorida)

Baca Juga: Pengertian Ion, Molekul, dan Atom dalam Pelajaran Kimia

Demikian dapat disimpulkan bahwa ion adalah atom maupun gabungan atom penyusun partikel yang bermuatan listrik. Semoga dapat bermanfaat dan menambah referensi belajar kimia. (Riyana)