Isoelektron: Pengertian dan Contohnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Isoelektron adalah atom-atom dari unsur yang berbeda tapi jumlah elektronnya sama. Materi ini dapat dipelajari pada mata pelajaran kimia tingkat SMA.
Unsur-unsur pada ilmu kimia sangat beragam, tentunya perlu pemahaman dan ketelitian dalam setiap materi yang diberikan. Dengan membahas satu persatu, mulai dari pengertian dan contohnya, maka akan mempermudah dalam proses belajar.
Pengertian Isoelektron dalam Ilmu Kimia
Jumlah proton dan neutron menjadi nomor massa dari inti atom. Dua atom atau lebih bisa saja memiliki jumlah proton, nomor massa, jumlah neutron atau jumlah elektron yang sama. Isoelektron merupakan massa atom dan massa molekul relatif.
Menurut buku Hafalan Rumus Kimia SMA Kelas X, XI & XII, Nuzulul Rachmawati (2018:18), isoelektron adalah atom-atom unsur yang mempunyai jumlah elektron yang sama setelah melepas atau menangkap elektron.
Setiap unsur mempunyai nomor atom spesifik. Jumlah proton dan neutron suatu atom dapat ditentukan jika diketahui nomor atom dan nomor massa atomnya.
Contoh Isoelektron
Berikut adalah beberapa contoh isoelektron dan penjelasannya yang perlu diketahui.
1. ²⁷₁₃Al³⁺
Keterangan:
p= 13
n = 14
e = 10
2. ¹⁶₈O²⁻
Keterangan:
p= 8
n = 8
e = 10
3. ²⁰₁₀Ne
Keterangan:
p= 10
n = 10
e = 10
Berikut unsur-unsur beserta jumlah elektronnya.
Anion Nitrogen dan Anion Oksigen, isoelektron: 7N3- dan 8O2-, jumlah elektron 10.
Anion Belerang dan Anion Klorin, isoelektron: 16S2- dan 17Cl-1, jumlah elektron 18.
Anion Boron dan Karbon, isoelektron: 5B– dan 6C, jumlah elektron 6.
Kation Natrium dan Anion Fluour, isoelektron: 11Na+ dan 9F–, jumlah elektron 10.
Anion Hidrogen dan Helium, isoelektron: 1H– dan He, jumlah elektron 2.
Kation Litium dan Kation Beriliummm, isoelektron: 3Li+ dan Be2+, jumlah elektron 2.
Kation Magnesium dan Anion Belerang, isoelektron: 12Mg2+ dan 8O2- , jumlah elektron 10.
Baca Juga: Mengenal Kelebihan Mekanika Kuantum beserta Kekurangannya dalam Ilmu Kimia
Jadi isoelektron adalah atom dengan unsur berbeda tetapi jumlah elektronnya sama seperti yang dijelaskan pada penjabaran di atas. Dengan mempelajari tentang susunan atom tersebut, maka para siswa akan lebih memahami tentang perbedaan isoelektron dengan jenis atom lainnya. (DVA)
