Konten dari Pengguna

Jargon: Pengertian, Faktor Penyebab Penggunaan, dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jargon adalah. Sumber: Pexels/Polina Kovaleva
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jargon adalah. Sumber: Pexels/Polina Kovaleva

Bagi sebagian orang istilah jargon masih terdengar asing di telinga. Jargon sering disebut dengan ‘slogan’. Pengertian jargon adalah kosakata khusus yang digunakan dalam berbagai aspek kehidupan. Fungsi utamanya yaitu menyampaikan informasi.

Informasi tersebut mempermudah komunikasi antar kelompok tertentu, karena jargon pada dasarnya menggunakan kosakata yang hanya dimengerti orang tertentu. Untuk penulisan berita dilarang menggunakan jargon.

Pengertian Jargon

Ilustrasi Jargon adalah. Sumber: Unsplash/Polina Kovaleva

Istilah jargon merupakan kosakata khas dipakai oleh kelompok tertentu seperti anggota pramuka, perusahaan, profesi tertentu, dan sebagainya.

Jargon menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kosakata khusus yang digunakan dalam bidang kehidupan atau lingkungan tertentu.

Menurut Hartmann dan Stork, jargon adalah sekumpulan istilah-istilah dan ungkapan-ungkapan yang dipakai satu kelompok atau profesi tertentu, dan seringkali tidak terlalu dipahami oleh keseluruh masyarakat.

Sedangkan menurut buku Manajemen Bahasa, Wahyu Wibowo (2001:33), jargon adalah seperangkat istilah dan ungkapan teknis atau rahasia, yang dipakai suatu kelompok sosial dalam bidang tertentu.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa jargon merupakan kosakata khusus yang digunakan untuk berkomunikasi, dan dapat dimengerti dengan mudah oleh suatu kelompok yang menjadi komunitasnya.

Faktor Penyebab Penggunaan Jargon dan Contohnya

Ilustrasi Jargon adalah. Sumber: Unsplash/Eneida Hoti

Faktor yang menjadi penyebab penggunaan jargon adalah pengaruh kebiasaan yang turun temurun, dan keinginan masyarakat yang ingin menampilkan identitas kelompoknya.

Jargon dapat berbeda-beda sesuai dengan penerapannya. Berikut contoh jargon yang menarik untuk diketahui.

  1. Spontan Uhuy, merupakan jargon acara populer di TV Indonesia pada tahun 1996-2003.

  2. Hard Copy, merupakan istilah umum dalam bisnis, yang bermakna cetakan atau dokumen fisik (sebagai antonim dari salinan elektronik).

  3. Check-out, merupakan istilah dalam dunia e-commerce yang digunakan untuk menggambarkan telah terjadinya transaksi penjualan.

  4. Culture Curators, merupakan jargon mahasiswa yang bermakna pengurus atau pengawas institusi warisan budaya atau seni.

  5. Doublespeak, istilah militer ini memiliki arti “kerusakan jaminan” untuk menggambarkan korban terluka atau terbunuh, yang biasanya merupakan masyarakat sipil.

  6. Best practice, merupakan istilah dalam dunia bisnis yang bermakna bahwa suatu hal harus diadopsi karena telah terbukti efektif.

Baca Juga: PIP: Pengertian, Kriteria, dan Cara Daftar

Jargon adalah suatu cara komunikasi dengan kosakata unik dan khusus. Hal tersebut digunakan karena kebiasaan dan keinginan masyarakat membuat jargon dalam kelompok tertentu.(DVA)