Konten dari Pengguna

Jenis-jenis Ansambel Musik Tradisional dan Ciri-cirinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis-jenis ansambel musik tradisional. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis-jenis ansambel musik tradisional. Foto: Pixabay.

Bentuk kekayaan budaya Indonesia ada banyak, salah satunya musik ansambel tradisional. Jenis-jenis ansambel musik tradisional ini yang populer dikenal masyarakat luas adalah gamelan dari Jawa Tengah.

Ansambel musik tradisional dari Indonesia menggunakan instrumen tradisonal dalam menghasilkan sebuah musik. Instrumen ini pun berbeda-beda tergantung dari daerah atau sukunya.

Mengenal Jenis-jenis Ansambel Musik Tradisional

Ilustrasi jenis-jenis ansambel musik tradisional. Foto: Pixabay.

Dikutip dari buku yang berjudul Pembudayaan Literasi Seni di SD, Mansurdin, S. Sn., M.Hum (2020:28), kata ansambel berasal dari kata ensemble yang artinya permainan musik bersama atau kelompok.

Jenis-jenis ansambel musik tradisional Indonesia terbagi dua yaitu ansambel sejenis dan campuran. Berikut penjelasannya.

1. Musik Ansambel Sejenis

Musik ansambel sejenis adalah musik yang menggunakan alat sejenis, seperti misalnya ansambel gesek, ansambel petik, ansambel perkusi, dan ansambel tiup. Ansambel gesek sendiri menggunakan alat musik gesek seperti viola, rebab, tarawangsa, biola, cello dan sebagainya.

Hal tersebut juga berlaku kepada musik ansambel tiup yang mana alatnya menggunakan alat musik tiup seperti suling, dan lain sebagainya.

2. Musik Ansambel Campuran

Musik ansambel campuran merupakan musik yang penyajiannya menggunakan bermacam-macam alat musik. Biasanya musik yang menggunakan genre ini akan menggabungkan berbagai macam alat musik dalam satu harmoni yang indah.

Misalnya, musik ansambel tradisional di Indonesia memiliki ansambel gamelan atau karawitan gending. Ansambel karawitan menggunakan beragam jenis alat musik yaitu bonang barung, bonang penerus, saron, peking, demung, slenthem, kenong, kendang, dan gong.

Ciri-ciri Musik Ansambel

Ilustrasi jenis-jenis ansambel musik tradisional. Foto: Pixabay.

Dalam mengenali ansambel musik tradisional tidak terlalu sulit. Berikut ini ciri-ciri dari ansambel musik tradisional yang menarik untuk diketahui, yaitu:

  • Mempunyai alat musik yang dimainkan secara bersama-sama dengan jumlah banyak.

  • Musik bisa dimainkan di dalam ruangan yang hening dan tertutup.

  • Durasi musik pada genre ini biasanya tidak terlalu panjang, sehingga nada, lirik dan iramanya pun hanya sebentar.

  • Jumlah pemain yang memainkan musik ini bersifat tetap.

Baca Juga : 5 Contoh Alat Musik Petik beserta Penjelasannya

Dari jenis-jenis ansambel musik tradisional di atas menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya. Dengan musik ansambel tersebut, beragam musik tercipta yang digunakan untuk berbagai keperluan.

(LFP)