Jenis-jenis Bahaya Kecelakaan Kerja yang Penting Diketahui

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bahaya adalah suatu kondisi yang berpotensi menimbulkan kerugian. Jenis-jenis bahaya dapat berupa keselamatan seseorang maupun segala risiko yang menimbulkan hasil negatif.
Bahaya dapat dialami seseorang ketika berada di tempat kerja, lingkungan sekolah, maupun di rumah. Hal ini tergantung pada kondisi lingkungan atau keberadaan benda-benda tajam yang ada di sekitarnya.
Jenis-jenis Bahaya Kecelakaan Kerja
Ada banyak contoh bahaya jika dilihat dari jenisnya. Dikutip dari buku K3 dan Lingkungan, Dr. Candrianto, S.T., M.Pd (2023: 180), jenis-jenis bahaya kecelakaan kerja dibagi menjadi 3, yaitu
1. Bahaya Terlihat
Jenis yang pertama adalah bahaya terlihat. Bahaya jenis ini termasuk segala jenis bahaya yang dapat langsung dilihat.
Contohnya, ketika seseorang sedang berjalan, kemudian melihat ada paku di jalan yang akan dilaluinya. Maka, dengan cepat orang tersebut dapat langsung mengidentifikasi adanya potensi bahaya dari paku tersebut.
2. Bahaya Tidak Terlihat
Jenis selanjutnya, yaitu bahaya yang tidak terlihat. Jenis bahaya ini adalah bahaya yang tidak dapat langsung terlihat dan memerlukan usaha lebih lanjut untuk diidentifikasi. Contoh bahaya yang tidak terlihat salah satunya adalah rem blong.
3. Bahaya Berkembang
Jenis lainnya adalah bahaya berkembang. Bahaya berkembang adalah bahaya yang tidak terlihat, yang tidak dilakukan tindakan dan seiring waktu bahaya tersebut terus berkembang. Contohnya, yaitu korosi.
Jenis-jenis Pekerjaan yang Sering Mengalami Kecelakaan Kerja
Ada banyak jenis pekerjaan yang sering mengalami kecelakaan kerja. Hal ini dikarenakan kurangnya pemahaman prosedur maupun standar kecelakaan kerja. Jenis-jenis pekerjaan ekstrem yang kerap terjadi kecelakaan kerja adalah sebagai berikut.
1. Bekerja di Pabrik Kimia
Para pegawai yang bekerja di pabrik kimia setiap hari harus berinteraksi dengan benda ataupun zat kimia yang berbahaya. Banyak medan kerja yang esktrem dan harus lebih diperhatikan. Hal ini dilakukan agar tidak ada korban akibat kecelakaan kerja.
2. Bekerja di Proyek Bangunan
Jenis pekerjaan yang sering terjadi kecelakaan kerja berikutnya adalah pegawai yang bekerja di proyek bangunan.
Hal ini sering terjadi karena medan kerja yang sangat dekat dengan kondisi berbahaya, yang harus berinteraksi dengan benda-benda keras berbahaya, seperti batu, besi beton, truk pengangkut semen, dan lain sebagainya.
3. Bekerja di Peleburan Besi
Bekerja di bidang peleburan besi merupakan jenis pekerjaan yang juga kerap sekali terjadi kecelakaan kerja. Hal ini karena mengingat setiap hari para pekerja harus dihadapkan pada benda berat, seperti besi dan api.
Baca juga: 2 Contoh Surat Lowongan Pekerjaan dalam Bahasa Indonesia
Itulah jenis-jenis bahaya kecelakaan kerja yang penting diketahui. Ingatlah untuk senantiasa bekerja dengan hati-hati dan mengikuti prosedur kerja yang berlaku. (MAE)
