Jenis-jenis Gaya Renang beserta Cara Melakukannya

Ragam Info
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berenang merupakan salah satu olahraga air yang menyenangkan. Dalam melakukan olahraga ini, terdapat teknik atau gaya yang dapat digunakan. Jenis-jenis gaya renang, yaitu gaya bebas, gaya dada (katak), gaya punggung, dan gaya kupu-kupu.
Berenang dapat diartikan sebagai bentuk aktivitas yang dilakukan di air, menggerakkan anggota badan agar tetap mengapung, serta anggota badan lain bergerak bebas.
Jenis-Jenis Gaya Renang Beserta Cara Melakukannya
Renang merupakan salah satu olahraga air yang dilakukan dengan menggerakkan badan di air, seperti menggunakan kaki dan tangan sehingga terapung dipermukaan air.
Dalam buku Ensiklopedi Olah Raga Air: Macam-Macam Renang, Rani Siti Fitriani dkk (2021: 2-9), dijelaskan pada dasarnya jenis-jenis gaya renang terbagi menjadi empat, antara lain sebagai berikut.
1. Gaya Bebas
Renang gaya bebas adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Gaya renang bebas biasa disebut dengan gaya rimau. Gaya ini merupakan gaya seperti binatang yang sedang melakukan berenang, seperti bunglon dan buaya.
Dibandingkan gaya berenang lainnya, gaya bebas merupakan gaya berenang yang membuat tubuh melaju lebih cepat di air. Cara melakukan renang gaya bebas, yaitu sebagai berikut.
Kedua belah lengan secara bergantian digerkakkan jauh kedepan dengan gerakan mengayuh.
Kedua belah kaki secara bergantian dicambukkan naik turun ke atas dan ke bawah.
Posisi wajah menghadap ke permukaan air.
Pernapasan dilakukan saat lengan digerakkan keluar dari air, saat tubuh menjadi miring dan kepala berpaling ke samping.
2. Gaya Katak
Gaya katak juga disebut dengan gaya dada. Hal ini disebabkan gerakan kaki pada renang gaya dada, seperti gerakan kaki katak ketika berenang. Renang gaya ini merupakan gaya yang paling mudah dipelajari.
Renang gaya katak membutuhkan gerakan koordinasi antara gerakan tangan dan gerakan kaki yang dilakukan secara bergantian. Cara melakukan renang gaya katak, yaitu sebagai berikut.
Posisi badan sejajar dan sedatar mungkin dengan air.
Posisi kepala selalu normal sehingga pandangan lurus ke depan.
Kaki ditekuk dengan cara membengkokkan lutut.
Tangan dalam kondisi lurus, kemudian tarik tangan ke samping kanan dan ke samping kiri selebar bahu dan selebihnya tarik ke arah bawah.
Tendang atau luruskan kaki dengan posisi kedua kaki terbuka, yaitu kaki kiri dan kaki kanan saling berjauhan.
Tangan kembali diluruskan.
Ketika posisi kaki masih lurus rapatkan kedua kaki hingga telapak kaki kanan dan telapak kaki kiri saling bersentuhan (urutan gerakan kaki pada renang gaya katak ialah tekuk, tendang, dan rapatkan).
Pernafasan pada renang gaya katak dilakukan pada saat tangan berada di samping kanan dan samping kiri dengan cara kepala mendongkak ke atas.
3. Gaya Punggung
Gaya punggung adalah berenang dengan posisi punggung menghadap ke permukaan air. Gerakan kaki dan tangan serupa dengan gaya bebas, tetapi dengan posisi tubuh terlentang di permukaan air.
Berbeda dengan sikap start perenang gaya lain, perenang gaya punggung sewaktu berlomba melakukan start dari dalam kolam. Cara melakukan renang gaya punggung, yaitu sebagai berikut.
Posisi start perenang menghadap ke dinding kolam dengan kedua belah tangan memegang besi pegangan.
Kedua lutut di tekuk di antara kedua belah lengan.
Kedua belah telapak kaki bertumpu di dinding kolam.
Kedua belah tangan secara bergantian digerakkan menuju pinggang, seperti gerakan mengayuh.
Mulut dan hidung berada di luar air sambil mengambil atau membuang nafas dengan mulut atau hidung.
4. Gaya Kupu-Kupu
Gaya kupu-kupu merupakan gaya renang pengembangan dari gaya katak. Gaya ini juga dikenal sebagai gaya lumba-lumba. Dibandingkan gaya renang lainnya, berenang gaya kupu-kupu memerlukan kekuatan yang besar dari perenang.
Kecepatan renang kupu-kupu didapat dari ayunan kedua belah tangan secara bersamaan, dan dikombinasi dengan dorongan kaki. Cara melakukan renang gaya kupu-kupu, yaitu sebagai berikut.
Posisi dada menghadap ke bawah.
Kedua lengan secara beramaan ditekan ke bawah, lalu ke belakang dan digerakkan ke arah luar sebelum diayunkan ke depan di atas permukaan air.
Saat tangan di tarik ke belakang, kedua belah kaki secara bersamaan menekah kebawah.
Kepala berada di atas permukaan air di iringi dengan mengambil nafas.
Kepala kembali masuk kedalam air, dengan tangan mengikuti masuk dan kaki kembali menekan ke bawah.
Baca juga: Jenis-Jenis Motor Honda Berdasarkan Kebutuhan Penggunanya
Itu tadi jenis-jenis gaya renang beserta cara melakukannya. Semoga ulasan di atas dapat bermanfaat bagi pembaca yang hendak melakukan olahraga air ini. (MRZ)
