Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2024 © PT Dynamo Media Network
Version 1.86.0
Konten dari Pengguna
Jenis-jenis Gerhana Matahari dan Perbedaannya
17 Juli 2023 18:47 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Gerhana matahari termasuk fenomena yang langka, sehingga banyak orang yang ingin melihat langsung fenomena ini. Namun, perlu diingat bahwa mengamati gerhana matahari tanpa teknik pengamatan yang aman dapat merusak kesehatan mata.
Jenis-jenis Gerhana Matahari
Gerhana matahari adalah suatu kondisi ketika matahari, bulan, dan bumi berada pada satu garis lurus. Hal ini menyebabkan matahari terhalang atau tertutup oleh bulan.
Saat fenomena gerhana matahari terjadi, beberapa wilayah atau area di bumi menjadi gelap selama beberapa menit. Hal itu disebabkan karena sinar matahari terhalang oleh bulan, sehingga tidak sampai ke bumi.
Mengutip buku Matahari, Viyanti (2023: 45), fenomena gerhana matahari terbagi atas empat macam, yaitu gerhana matahari total, gerhana matahari sebagian, gerhana matahari cincin, dan gerhana matahari hibrida.
ADVERTISEMENT
Perbedaan dari keempat jenis gerhana matahari tersebut terletak pada fase (kontak) yang dilewati.
Berikut ini penjelasan mengenai jenis-jenis gerhana matahari.
1. Gerhana Matahari Total
Saat gerhana matahari total terjadi, cahaya matahari tidak dapat mencapai permukaan bumi, sehingga suasana menjadi gelap dan terlihat seperti malam hari. Gerhana matahari total hanya terlihat di sebagian kecil wilayah di permukaan bumi.
2. Gerhana Matahari Cincin
Gerhana matahari cincin yaitu gerhana yang terjadi ketika bulan berada dalam posisi yang lebih jauh dari bumi, sehingga bulan hanya menutupi sebagian area tengah Matahari, sehingga tercipta cincin cahaya matahari di sekeliling bulan.
3. Gerhana Matahari Sebagian
Gerhana matahari sebagian yaitu gerhana yang terjadi ketika bulan hanya menutupi sebagian kecil matahari, dan menciptakan efek seperti 'gigitan' dari matahari. Wilayah yang berada di bawah lintasan gerhana akan mengalami penurunan cahaya, tetapi tidak akan mengalami kegelapan total.
ADVERTISEMENT
4. Gerhana Matahari Hibrida
Peristiwa gerhana matahari yang dikategorikan sebagai gerhana matahari hibrida yaitu apabila saat terjadi gerhana tersebut, di beberapa area terlihat sebagai matahari total sementara di area lain melihatnya sebagai gerhana matahari cincin.
Demikianlah penjelasan singkat mengenai gerhana matahari dan jenis-jenis gerhana matahari. Perlu diingat bahwa saat mengamati gerhana matahari, sangat penting untuk menggunakan perlindungan mata agar tidak terjadi kerusakan serius pada mata. (ARN)