Konten dari Pengguna

Jenis-Jenis Headset Berdasarkan Bentuk dan Fungsinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis-jenis headset, sumber: Pixabay/whoalice-moore
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis-jenis headset, sumber: Pixabay/whoalice-moore

Di tengah perkembangan teknologi, saat ini semakin banyak jenis-jenis headset yang sering digunakan oleh pengguna gadget. Adapun pemilihan jenis headset sendiri tergantung dari fungsi dan kebutuhan masing-masing pengguna.

Dalam buku "Teknik Menghemat Baterai" oleh Jubilee Enterprise (2010: 134), headset adalah perangkat output yang merupakan gabungan dari headphone dan mikrofon yang bisa digunakan untuk menikmati sajian musik atau berkomunikasi dari handphone.

Jenis-Jenis Headset sesuai dengan Bentuk dan Fungsinya

Ilustrasi jenis-jenis headset, sumber: Pixabay/Briam Cute

Meskipun secara umum, fungsi headset adalah sebagai alat dengar untuk mendengarkan musik atau suara, tetapi tiap jenis headset ternyata berbeda bentuk dan fungsinya. Berikut ini jenis-jenis headset dan penjelasannya.

1. Headset

Headset adalah gabungan antara headphone dan mikrofon yang berbentuk seperti bando dengan speaker berbentuk lingkaran di ujungnya dan posisinya menempel pada telinga, di salah satu sisinya terdapat tangkai mikrofon kecil. Headset sering digunakan untuk keperluan komunikasi.

2. Headphone

Bentuknya mirip dengan headset, tetapi alat ini tidak memiliki tangkai mikrofon. Biasanya, digunakan untuk mendengarkan musik saja dan tidak bisa digunakan sebagai alat komunikasi.

3. Backphone

Fungsi backphone sama dengan headphone, yakni untuk mendengarkan musik tanpa bisa digunakan untuk berkomunikasi. Perbedaannya terletak pada cara penggunaanya. Alat ini tidak dilingkarkan di bagian belakang kepala, di mana biasanya digunakan untuk mendengarkan musik saat berolahraga.

4. Earphone

Earphone berbentuk lebih kecil daripada headphone ataupun headset. Alat ini lebih portable dengan speaker berukuran kecil yang dipasang di telinga. Umumnya, memiliki kabel yang sekitar 1 meter dan ujungnya terdapat jack untuk menancapkan ke sumber audio.

Cara penggunaannya dengan memasukan atau menempelkan speaker kecil pada lubang telinga. Earphone sendiri terbagi menjadi beberapa kategori, yaitu

  • IEM (In Ear Monitor)

IEM adalah earphone yang diujungnya menggunakan karet atau foam, dimasukan sampai ke dalam lubang telinga. Sehingga alat ini bersifat noise isolating, yaitu suara di sekitar terisolasi dengan baik sehingga tidak terdengar atau hampir tidak terdengar.

Tidak ada suara yang bocor dari luar telinga sehingga audio dapat dinikmati dengan sangat baik. IEM sangat cocok digunakan bagi penggemar musik yang menyukai tipe suara bass.

  • Earbud

Bentuk speaker earbud hanya menggunakan plastik keras yang disangkutkan ke lubang telinga, tanpa kabel dan jack audio yang dihubungkan pada sumber audio. Sebab, alat ini telah dilengkapi teknologi bluetooth.

Berbeda dengan IEM, alat ini tidak bersifat noise isolating sehingga terkadang suara dari luar masih terdengar. Biasanya, penggemar musik yang lebih mementingkan suara vocal daripada bass, akan memilih menggunakan alat ini.

  • Earfit

Earfit adalah earphone yang cara menggunakannya dilingkarkan di sekitar daun telinga sebelum speaker dimasukkan ke dalam lubang telinga. Earfit sangat cocok digunakan sambil berkegiatan olah raga karena tidak akan mudah terlepas dari telinga.

Baca juga: Cara Memakai Headset Bluetooth, Kekinian dan Antiribet

Itu dia ulasan lengkap tentang jenis-jenis headset yang menarik untuk diketahui. (SR)