Konten dari Pengguna

Jenis-jenis Hormon Reproduksi Manusia dan Fungsinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis-jenis hormon reproduksi manusia dan fungsinya. Sumber: unsplash.com/ unsplash+
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis-jenis hormon reproduksi manusia dan fungsinya. Sumber: unsplash.com/ unsplash+

Jenis-jenis hormon reproduksi manusia dan fungsinya perlu dipelajari oleh semua orang karena memegang peran penting dalam sistem tubuh, khususnya dalam hal seksualitas. Ketika hormon reproduksi tertentu diproduksi dalam jumlah besar di dalam tubuh, maka akan memengaruhi kondisi tubuh.

Misalnya, pada wanita yang menjelang haid, maka emosinya akan meledak-ledak. Hal tersebut berkaitan dengan produksi hormon reproduksi tertentu yang sedang tinggi dan mengakibatkan perubahan suasana hati yang mendadak.

Jenis-jenis Hormon Reproduksi Manusia dan Fungsinya yang Penting untuk Diketahui

Ilustrasi jenis-jenis hormon reproduksi manusia dan fungsinya. Sumber: unsplash.com/ Reproductive Health Supplies Coalition

Hormon ada beragam jenisnya, seperti hormon yang berguna untuk pencernaan hingga reproduksi. Adapun jenis-jenis hormon reproduksi manusia dan fungsinya menurut buku Anatomi dan Fisiologi Manusia, Safrida (2020: 332&340), yang dibedakan antara laki-laki dan perempuan adalah sebagai berikut.

1. Hormon Reproduksi Laki-laki

Hormon reproduksi laki-laki dibutuhkan saat proses pembentukan sperma atah spermatogenesis. Jenis hormon tersebut antara lain:

  • Testosteron: Dihasilkan oleh sel-sel leydig dengan fungsinya sebagai pemacu pembelahan sel-sel germinal untuk membentuk sperma.

  • LH (Luteinizing Hormone): Dihasilkan oleh kelenjar hipofisa anterior. LH ini memiliki fungsi sebagai stimulator sel-sel leydig untuk menghasilkan testosteron.

  • FSH (Follicle Stimulating Hormone): Hormon ini juga dibentuk di hipofisa anterior sama seperti LH. Fungsinya adalah untuk membantu proses pematangan spermatid (sperma yang belum matang) menjadi sperma yang siap membuahi sel telur.

  • Estrogen: Pria juga memiliki hormon estrogen dalam tubuhnya, hormon ini dibentuk oleh sel-sel sertoli ketika di stimulasi oleh FSH. Sel-sel sertoli juga mensekresi suatu protein pengikat androgen yang mengikat testosteron dan estrogen serta membawa keduanya ke dalam cairan pada tubulus seminiferus. Kedua hormon ini tersedia untuk pematangan sperma.

2. Hormon Reproduksi Wanita

Hormon reproduksi pada wanita berperan dalam pembentukan ovum atau sel telur. Akibatnya, perempuan akan mengalami ovulasi dan menstruasi setiap bulannya.

  • Progesteron: Dihasilkan di corpus luteum atau badan kuning yang terdapat di dalam ovarium (tempat dihasilkannya sel telur). Fungsinya untuk membantu proses pembentukan endometrium atau dinding rahim agar siap digunakan untuk memelihara janin apabila hamil.

  • LH (Luteinizing Hormone): Baik pada pria maupun wanita, LH dihasilkan di hipofisa anterior. Hormon ini merangsang pembentukan corpus luteum setelah ovum atau sel telur dilepaskan dari ovarium.

  • FSH (Follicle Stimulating Hormone): Memiliki beberapa fungsi pada wanita, yaitu mengatur pertumbuhan ovum di dalam ovarium sehingga bisa mematangkan sel telur secara cepat ataupun lambat dan menghasilkan estrogen

  • Estrogen: Kadar hormon estrogen memengaruhi libido wanita. Hormon ini juga bisa mengatur siklus menstruasi serta menunjang proses kehamilan yang sehat.

Baca juga: Macam-macam Penyakit pada Sistem Reproduksi Wanita yang Penting Diketahui

Jenis-jenis hormon reproduksi manusia dan fungsinya di atas sangat penting untuk diketahui karena bisa membuat seseorang paham betapa berpengaruhnya hormon terhadap kondisi tubuh manusia. (IMA)