Jenis-jenis Karangan beserta Contohnya dalam Bahasa Indonesia

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat jenis-jenis karangan yang dipelajari dalam ilmu bahasa Indonesia. Adapun karangan juga sering kali disebut dengan istilah wacana.
Karangan diartikan sebagai hasil rangkaian kegiatan seseorang dalam mengungkapkan gagasan atau buah pikirannya melalui bahasa tulis. Tulisan tersebut harus dapat dibaca dan dimengerti oleh orang lain.
Jenis-jenis Karangan beserta Contohnya
Dikutip dari buku Bahasa Indonesia: Tataran Semenjana untuk SMK dan MAK Kelas X, Iskak dan Yustinah (2008:66-67), secara umum, jenis-jenis karangan meliputi narasi, deskripsi, eksposisi, dan argumentasi. Agar lebih paham, berikut penjelasan lengkapnya beserta contoh masing-masing jenis karangan.
1. Narasi
Narasi atau yang disebut juga dengan pengisahan merupakan jenis karangan yang berisi rangkaian peristiwa atau kejadian yang susul-menyusul sehingga membentuk alur cerita atau plot. Narasi lebih mementingkan rangkaian kejadian secara kronologis.
Cerita yang diuraikan dalam karangan narasi dapat berupa cerita nonfiksi ataupun cerita fiksi. Cerita nonfiksi adalah cerita yang sesuai dengan kenyataan, sedangkan cerita nonfiksi adalah cerita rekaan. Adapun salah satu contoh karangan narasi adalah cerita rakyat.
2. Deskripsi
Disebut juga sebagai karangan lukisan atau pemerian, karangan deskripsi adalah jenis karangan yang melukiskan sesuatu sesuai dengan keadaan sehingga pembaca dapat mencitrai segala sesuatu yang dilukiskan tersebut sesuai dengan citra penulisnya.
Untuk menambah wawasan, yang dimaskud dengan mencitrai adalah dapat melihat, mendengar, mencium, dan merasakan dengan semua panca indera. Adapun salah satu contoh karangan deskripsi yang paling mudah ditemui adalah novel dan cerita pendek.
3. Eksposisi
Eksposisi merupakan jenis karangan yang berisi uraian, paparan, atau penjelasan tentang suatu hal atau topik. Tujuan jenis karangan ini adalah untuk memberikan informasi atau pengetahuan kepada pembaca.
Eksposisi sering pula disebut sebagai karangan ekspositori atau karangan paparan. Contoh jenis karangan ini adalah surat lamaran, laporan, dan tip.
4. Argumentasi
Jenis karangan ini memiliki nama lain karangan pembuktian. Adapun kata argumentasi sendiri berasal dari kata argumen atau alasan.
Karangan argumentasi merupakan jenis karangan yang berisi alasan-alasan yang kuat untuk membuktikan kebenaran suatu pendapat dengan mengemukakan data dan fakta.
Contoh karangan argumentasi adalah berbagai jenis karya ilmiah, seperti skripsi, tesis, dan disertasi.
Baca juga: 3 Contoh Karangan Fiksi Pendek dari Berbagai Tema
Sekian penjelasan mengenai jenis-jenis karangan beserta contohnya dalam bahasa Indonesia. Semoga ulasan ini dapat memperkaya wawasan seputar karangan. (YAS)
