Jenis-Jenis Kemasan yang Dipakai dalam Pemasaran Barang

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jenis-jenis kemasan yang dipakai dalam pemasaran barang sangat variatif. Kategorinya dibedakan berdasarkan struktur isi dan frekuensi pemakaiannya.
Berdasarkan struktur isinya, jenis kemasan bisa berupa kemasan primer, sekunder dan tersier. Sedangkan berdasarkan frekuensi pemakaiannya ada yang sekali pakai dan bisa dipakai berulang.
Jenis-Jenis Kemasan Barang
Mengutip dari buku Produk Kreatif dan Kewirausahaan SMK/MAK Kelas XI Semester 1. Bidang Keahlian Seni dan Industri Kreatif. Program Keahlian Desain dan Produk Kreatif Kriya. Kompetensi Keahlian Kriya Kreatif Keramik karya Arif Suharson (2021: 88) jenis-jenis kemasan atau pengemasan dapat dikelompokkan menurut dudua kategori yaitu berdasarkan struktur isi dan frekuensi pemakaian.
1. Berdasarkan Struktur Isi
Jenis kemasan menurut struktur isi merupakan wadah yang dibuat sesuai dengan lapisan dalam kemasannya. Jenis kemasan ini dapat dibedakan menjadi tiga, di antaranya:
Kemasan Primer Kemasan primer yaitu kemasan pertama yang menyentuh langsung produk atau bahan makanan. Misalnya kaleng soda, kemasan plastik snack, dan lain-lain.
Kemasan Sekunder Kemasan sekunder adalah wadah di lapisan kedua yang memiliki fungsi untuk memberi perlindungan terhadap kemasan di dalamnya. Misalnya kardus kemasan minyak goreng, kotak kayu tempat telur, dan lain-lain.
Kemasan Tersier Pengertian kemasan tersier yaitu kemasan yang ditujukan untuk keamanan produk selama dalam perjalanan pengiriman ke tangan konsumen. Contoh kemasan tersier serupa bubble wrap, kardus tambahan dan kantong plastik.
2. Berdasarkan Frekuensi Pemakaian
Jenis kemasan juga dapat dikelompokkan berdasarkan frekuensi pemakaiannya. Beberapa jenis kemasan ini di antaranya:
Kemasan Disposable yaitu kemasan satu kali pakai yang cukup dipergunakan sekali saja kemudian dibuang. Contohnya daun pisang, kertas minyak pembungkus nasi dan lain-lain.
Kemasan Multi Trip yaitu kemasan yang bisa dipakai berulang kali dan boleh dikembalikan kepada agen supaya bisa diisi ulang dan dipakai kembali. Contohnya galon air minum.
Kemasan Semi Disposable yaitu wadah yang sengaja tidak dibuang karena bisa dipergunakan untuk kepentingan yang lain oleh konsumen. Contohnya kaleng biskuit.
Baca juga: 6 Fungsi Kemasan Produk Secara Umum, Apa Saja?
Dari semua jenis kemasan yang ada, yang paling sering menjadi pusat perhatian adalah kemasan primer. Sehingga produsen berlomba mempercantik tampilan kemasannya untuk kepentingan marketing.
Demikianlah penjelasan tentang jenis-jenis kemasan yang bisa dijadikan tambahan referensi pemasaran produk. (IMA)
