Jenis-Jenis Laboratorium Berdasarkan Kompetensi Keahlian dan Fungsi

Ragam Info
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Laboratorium merupakan tempat melakukan kegiatan praktek atau penelitian yang ditunjang oleh adanya seperangkat alat-alat serta adanya infrastruktur laboratorium yang lengkap. Apa saja jenis-jenis laboratorium berdasarkan kompetensi keahlian dan fungsi?
Jadi, banyak jenis laboratorium yang ada saat ini salah satunya laboratoirum riset dan secara umum laboratorium memiliki fungsi meningkatkan keterampilan dan keahlian dari para peneliti dalam menggunakan peralatan yang tersedia di dalam laboratorium.
Jenis-Jenis Laboratorium Berdasarkan Kompetensi Keahlian Dan Fungsi
Dikutip dari buku Alat-alat Laboratorium Untuk Universitas Kategori II, Dr. Zikri Noer, S.Si., M.Si. dan Sally Irvina Ritonga, S.Si., (2021:7), kata laboratorium berasal dari bahasa Latin yang berarti “tempat bekerja”. Dalam perkembangannya, kata laboratorium mempertahankan arti aslinya, yaitu tempat bekerja khusus untuk keperluan penelitian ilmiah.
Adapun jenis-jenis laboratorium berdasarkan kompetensi keahlian dan fungsi yaitu sebagai berikut.
1. Jenis-Jenis laboratorium
Laboratorium Riset
Laboratorium riset merupakan laboratorium yang khusus digunakan dalam melakukan penelitian yang bertujuan untuk pengembangan ilmu pengetahuan. Umumnya laboratorium ini terdapat di kampus dan lembaga penelitian.
Laboratorium riset mengakomodir berbagai kebutuhan ilmuan atau researcher dan karena itu ukurannya cenderung lebih luas dari laboratorium lainnya serta memiliki koleksi peralatan yang lebih lengkap.
Laboratorium Analis
Laboratorium analis merupakan laboratorium yang digunakan untuk menganalisis atau melakukan pemeriksaan terhadap sampel-sampel yang berasal dari manusia. Misalnya seperti pemeriksaan kadar darah pada manusia (hemoglobin, leukosit, eritrosit) dan lain sebagainya.
Laboratorium Uji
Laboratorium uji atau pengujian adalah tempat dilakukannya penelitian ataupun pengembangan yang mampu menghasilkan data secara akurat, valid, dan teliti. Sehingga laboratorium tersebut mampu memelihara keabsahan mutu pengujian dan data yang dihasilkan.
Laboratorium Pengajar
Laboratorium jenis ini merupakan laboratorium yang diperuntukkan untuk kegiatan belajar mengajar. Yang dimaksud dengan pengajar disini adalah laboratorium yang berada di Sekolah maupun Universitas.
Contoh dari laboratorium jenis ini yaitu laboratorium kimia, laboratorium fisik, laboratorium biologi, laboratorium pertanian, laboratorium perternakan, dan lain sebagainya.
Laboratorium Pengendalian Mutu
Karena difungsikan untuk melakukan pengendalian mutu, laboratorium yang satu ini lebih diperuntukkan bagi industri-industri. Di industri, pengendalian mutu disebut juga dengan quality control (QC)
Quality contorl adalah praktik atau operasional laboratorium untuk mencapai hasil pengujian yang akurat dan dapat dipercaya. Biasanya yang dilakukan pengendalian mutu pun dapat bermacam-macam, bisa industri pangan, ataupun yang lainnya.
Laboratorium Pelayanan Jasa
Laboratorium pelayanan jasa merupakan laboratorium yang berada di rumah sakit, apotek, hingga klinik dengan maksud memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat luas.
Dari seluruh jenis laboratorium beserta kegunaannya, laboratorium pelayanan jasa memang yang menjadi tempat paling ramai pada saat ini.
Laboratorium Rumah Sakit
Laboratorium rumah sakit merupakan laboratorium yang digunakan untuk melakukan berbagai macam analisis. Seperti analisis kesehatan dari berbagai jenis sampel yang ada di rumah sakit.
Laboratorium Klinik
Tidak terlalu berbeda dari laboratorium rumah sakit, laboratorium klinik juga berfungsi untuk melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan individu, namun lingkup maupun ruangan yang digunakan lebih kecil dan peralatan yang digunakan tidak selengkap rumah sakit.
Laboratorium Medik
Laboratorium medik merupakan salah satu bagian laboratorium yang dilengkapi dengan berbagai instrumen biomedis, peralatan, bahan dan reagen (bahan kimia) untuk melakukan berbagai kegiatan pemeriksaan laboratorium dengan menggunakan spesimen biologis.
Laboratorium Penelitian
Laboratorium penelitian diperuntukkan bagi berbagai jenis penelitian. Contoh dari laboratorium jenis ini di antaranya adalah yang berada di Balai Penelitian Pemerintahan.
2. Fungsi Laboratorium
Berdasarkan jenisnya laboratorium memiliki fungsi yang berbe-dabeda. Namun secara garis besar, inilah fungsi laboratorium:
Meningkatkan keterampilan dan keahlian dari para peneliti dalam menggunakan peralatan yang tersedia di dalam laboratorium.
Menjadi sarana belajar bagi para peserta didik untuk mampu mengerti dan memahami seluruh ilmu pengetahuan yang bersifat abstrak sehingga menjadi bersifat konkrit dan nyata.
Menjadi penyeimbang antara praktik dengan teori karena laboratorium menjadi tempat untuk menguji sebuah teori sehingga mampu menunjang pelajaran teori yang telah ada.
Meningkatkan berbagai aktivitas yang berpusat pada pengembangan keterampilan proses. Baik proses dalam ranah kognitif, afektif, psikomotorik, dan pembentukan sikap ilmiah.
Baca juga: 7 Alat-alat Laboratorium Fisika dan Fungsinya
Itu tadi jenis-jenis laboratorium berdasarkan kompetensi keahlian dan fungsi. Dengan mengetahui ulasan di atas, diharapkan pembaca tidak keliru dalam mengartikan setiap jenis laboratorium yang ada. (MRZ)
