Konten dari Pengguna

Jenis-jenis Maket beserta Cara Membuatnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jenis-jenis maket, photo by Andrea Piacquadio on Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Jenis-jenis maket, photo by Andrea Piacquadio on Pexels

Sebelum sebuah bangunan dibangun, biasanya diperkenalkan miniatur 3 dimensi dari bangunan yang hendak dibuat. Miniatur 3 dimensi ini disebut dengan maket. Maket adalah sebuah replika tiga dimensi dari suatu objek atau bangunan.

Melalui maket, orang akan melihat seperti apa bentuk bangunan, bentuk ruangan, dan tata letak dari bangunan asli yang akan dibuat. Biasanya maket digunakan untuk tujuan arsitektur, presentasi proyek, atau hanya sebagai hiasan.

Jenis-jenis Maket

Jenis-jenis maket, photo by David McBee on Pexels

Menurut buku Rekayasa Perangkat Lunak, Romindo, Reska Mayefis, Tri Yusnanto, dkk (2023:119), seorang arsitek membuat model bangunan yang akan dibangun, dengan maket arsitektur. Hal ini termasuk dalam representasi sederhana dari realitas bangunan.

Berdasarkan tujuan pembuatanya, maket dapat dibedakan menjadi 8 jenis. Berikut penjelasannya.

1. Maket Alam

Maket alam digunakan untuk merepresentasikan kondisi alam, seperti pegunungan, danau, hutan, atau pantai dalam bentuk tiga dimensi. Maket ini biasanya dibuat dengan skala tertentu dan mencakup elemen-elemen, seperti relief, vegetasi, air, dan batu.

2. Maket Arsitektur

Maket arsitektur mempresentasikan bentuk tiga dimensi dari desain bangunan atau struktur. Maket ini menggunakan skala yang lebih kecil dari bangunan yang sebenarnya dan sering digunakan sebagai alat bantu dalam perencanaan dan pengembangan proyek arsitektur.

3. Maket Tata Kota

Maket tata kota digunakan untuk merepresentasikan tata letak dan struktur kota dalam bentuk tiga dimensi. Maket ini biasanya dibuat dengan skala tertentu dan mencakup elemen-elemen, seperti jalan, bangunan, taman, dan area publik lainnya.

4. Maket Produk

Maket produk digunakan untuk merepresentasikan produk, seperti mainan, elektronik, atau kendaraan dalam bentuk tiga dimensi. Maket ini biasanya dibuat dengan skala tertentu dan mencakup elemen-elemen, seperti bentuk, ukuran, warna, dan material.

5. Makte Transportasi

Maket transportasi digunakan untuk merepresentasikan kendaraan, seperti pesawat, kereta api, atau mobil dalam bentuk tiga dimensi. Maket ini biasanya dibuat dengan skala tertentu dan mencakup elemen-elemen, seperti bentuk, ukuran, detail, dan tekstur.

6. Maket Film atau Animasi

Maket film atau animasi digunakan dalam produksi film atau animasi untuk membantu mengatur set dan karakter dalam bentuk tiga dimensi. Maket ini biasanya dibuat dengan skala tertentu dan mencakup elemen-elemen, seperti bentuk, ukuran, detail, dan warna.

7. Maket Mekanikal

Jenis maket mekanikal secara spesifik digunakan untuk menunjukkan detail dari sistem mekanikal yang terdapat pada sebuah bangunan. Hal ini untuk membantu pekerja di bidang mekanikal dalam melihat visualisasi dan melakukan pekerjaannya.

8. Maket Simulasi

Jenis maket ini digunakan untuk menggambarkan simulasi suatu keadaan, seperti simulasi perjalanan, simulasi kendaraan yang berlalu lintas, simulasi mitigasi bencana, dan lain-lain.

Cara Membuat Maket

Jenis-jenis maket, Photo by David McBee on Pexels

Dalam pembuatan maket terdapat tahapan atau cara yang harus diperhatikan agar maket yang terbentuk sesuai dengan apa yang di inginkan. Adapun cara membuat maket seperti berikut.

1. Merancang Konsep dan Desain Maket

Langkah pertama, yaitu merancang konsep dan desain maket dengan menggambar sketsa di kertas atau menggunakan aplikasi komputer. Semakin kompleks struktur bangunan, maka dibutuhkan kecakapan yang lebih tinggi

2. Menyediakan Bahan dan Alat yang Dibutuhkan

Langkah kedua, yaitu menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan dalam menyusun maket. Bahan yang digunakan, seperti serbuk rumput tabur, papan foam PVC, miniatur pohon, dll.

3. Menyusun Denah Bangunan

Menyusun denah bangunan dapat dilakukan menggunakan papan foam PVC maupun papan karton. Pastikan ukuran keseluruhan bangunan sudah terhitung menggunakan skala agar tidak terjadi keselahan ketika dirubah dalam bentuk 3 dimensi. Perhatikan juga jarak bangunan, tinggi, serta tata letak ruangan.

4. Mengubah Denah Menjadi Elemen Tiga Dimensi

Elemen tiga dimensi yang dimaksud yaitu dinding, jendela, pintu, dan komponen bangunan lainnya. Elemen tersebut dapat dibuat menggunakan papan foam, kertas beermat, dll. Buat bangunan sesuai ukuran denah.

Gunakan pensil untuk menandai area yang dilubangi kemudian baru potong dengan cutter. Warnai elemen tiga dimensi tersebut dengan cat warna warni agar menarik perhatian.

5. Susun dan Rakit Maket

Penyusunan maket dilakukan dengan menempelkan elemen tiga dimensi diatas papan PVC atau papan karton. Penempelan dapat dilakukan dengan menggunakan lem cair, double tape maupun perekat lainnya.

6. Lindungi Maket dengan Kotak Kaca

Setelah maket tersusun dengan rapi dan sesui dengan denah selanjutnya maket di beri kotak kaca. Fungsi pemberian kotak ini agar maket terhindar dari kerusakan akibat sentuhan orang dan terlindungi dari debu. Selain itu maket tetap bisa dilihat orang untuk dipajang

Baca juga: Mengenal Jenis-Jenis Lembaga Keuangan dan Fungsinya

Demikian ulasan singkat tentang jenis-jenis maket beserta cara membuatnya yang menarik untuk disimak. (MRZ)