Jenis-Jenis Manusia Purba Pithecanthropus Beserta Ciri-Cirinya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manusia purba adalah manusia yang hidup pada zaman sebelum tulisan ditemukan. Jenis-jenis manusia purba yang ditemukan di Indonesia biasanya dibedakan berdasarkan ciri-ciri bentuk tubuh dan juga pola hidup.
Di Indonesia, terdapat beberapa jenis manusia purba. Ada Meganthropus, yang artinya adalah manusia besar, Pithecanthropus yang berarti manusia kera dan juga kategori homo, yang memiliki arti manusia (tidak lagi dijuluki manusia kera). Rata-rata, manusia-manusia purba itu ditemukan di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Jenis-Jenis Manusia Purba Pithecanthropus di Indonesia
Perkembangan manusia purba di Indonesia pertama kali dimulai dari Meganthropus Paleojavanicus. Fosil manusia purba ini ditemukan di tahun 1936-1941. Kemudian muncul jenis Pithecanthropus. Ada 3 jenis manusia purba Pithecanthropus yang ditemukan di Indonesia, yakni:
1. Pithecanthropus Mojokertensis
Dinamakan Pithecanthropus Mojokertensis karena ditemukan di Mojokerto, Jawa Timur, oleh Weidenreich dan von Koenigswald. Pithecanthropus Mojokertensis merupakan jenis Pithecanthropus yang tertua.
Ciri-ciri Tubuh Pithecanthropus Mojokertensis:
Berbadan tegak
Tinggi badan antara 165 - 180 sentimeter
Tulang kening tebal, menonjol, dan melebar sampai pelipis
Volume otak berkisar antara 750-1300 cc
Tulang pipi kuat
Belum memiliki tulang dagu
Terdapat tulang yang menonjol di belakang kepala
2. Pithecanthropus Erectus
Pithecanthropus Erectus memiliki arti manusia kera yang berjalan tegak. Ya, erectus artinya tegak. Pithecanthropus Erectus ditemukan oleh Eugene Dubois di Trinil, lembah Bengawan Solo.
Ciri-ciri Tubuh Pithecanthropus Erectus:
Berbadan tegap, berjalan tegak
Memiliki alat pengunyah yang kuat (bentuk geraham dan rahang yang kuat)
Tinggi badan berkisar antara 165-170 sentimeter
Volume otak berkisar antara 750-1350 cc
Tonjolan kening tebal
Hidung tebal
Bagian belakang kepala menonjol
Baca Juga: Pithecanthropus Erectus: Sejarah Penemuan, Ciri-Ciri, dan Peninggalannya
3. Pithecanthropus Soloensis
Diberi nama Pithecanthropus Soloensis, karena manusia purba jenis ini ditemukan di tepian Bengawan Solo, tepatnya di desa Ngandong, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Mengapa banyak manusia purba ditemukan di sungai Bengawan Solo? Jawabannya adalah karena pada saat itu manusia purba sangat menggantungkan hidupnya dengan apa yang disediakan alam. Maka dengan tinggal di sekitar sungai, mereka akan dengan mudah mendapatkan makanan.
Ciri-ciri Pithecanthropus Soloensis:
Secara umum, ciri-ciri Pithecanthropus Soloensis hampir sama dengan jenis Pithecanthropus lainnya. Perbedaannya terdapat pada tulang tengkorak yang lonjong, tebal dan lebih padat, juga rongga mata yang lebih panjang.
Demikianlah jenis-jenis manusia purba Pithecanthropus yang ditemukan di Indonesia beserta ciri-ciri tubuhnya. (ARN)
