Konten dari Pengguna

Jenis-Jenis Pantun Beserta Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jenis-jenis pantun, foto: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Jenis-jenis pantun, foto: pexels.com

Pantun adalah salah satu jenis karya sastra yang ada di Indonesia. Selain itu, jenis-jenis pantun cukup beragam bila dikolompokkan berdasarkan isinya.

Pantun tak sama dengan puisi biasa. Karya sastra ini memiliki ciri khas tersendiri. Pada umumnya, pantun lebih pendek dari sajak puisi, karena kebanyakan terdiri dari empat baris saja.

Jenis-Jenis Pantun dan Contohnya

ilustrasi jenis-jenis pantun dan contohnya, foto: pexels.com

Dikutip dari buku Think Smart Bahasa Indonesia karya Ismail Kusmayadi (61:2007), pantun adalah jenis puisi lama yang memiliki ciri khas, yaitu isi dan sampiran. Di kehidupan masyarakat lampau Melayu, pantun digunakan untuk mengukur kepintaran seseorang.

Jika dikelompokkan berdasarkan isinya pantun terbagi menjadi beberapa jenis. Untuk dapat membedakannya simak berbagai jenis pantun dan contohnya di bawah ini.

1. Pantun Kiasan

Pantun kiasan ialah pantun yang dibuat dengan istilah perumpamaan, bukan makna secara harfiah. Di dalam pantun tersebut terdapat makna tersembunyi yang tersirat. Orang harus berpikir agar bisa memahami maksudnya.

Contoh:

Awan yang menangis selalu kelabu

Layaknya kayu yang dimakan api

Melepas genggaman tanganmu

Seolah jatuh ke dalam jurang duri

2. Pantun Cinta

Seperti namanya, pantun cinta ialah pantun yang berisi tulisan tentang cinta. Isi dari pantun ini menggambarkan hubungan sepasang kekasih. Pantun ini dulunya sering dipakai untuk merayu serta mengungkapkan perasaan.

Contoh:

Matahari jumlahnya satu

Kalau mataku jumlahnya dua

Maukah kau menikah denganku

Wahai gadis yang cantik jelita

3. Pantun Nasehat

Pantun nasehat memiliki isi yang berbeda dari jenis-jenis pantun di atas. Pantun yang kali ini sellau memiliki pesan moral di dalamnya. Amanat yang terkandung bisa dengan topik apa saja, asalkan berisi kebaikan.

Pantun nasehat merupakan jenis pantun yang biasanya berisi pesan moral atau mendidik yang bertujuan untuk menebar kebaikan.

Contoh:

Buah durian punya banyak duri

Rasanya manis seperti gula

Janganlah engkau suka mencuri

Takutlah pada yang Maha Kuasa

4. Pantun Jenaka

Pantun jenaka ialah pantun yang mengandung humor di dalamnya. Pantun ini digunakan untuk menghibur orang. Pantun ini kadang juga dipakai untuk menyindir, tapi dalam suasana yang akrab.

Contoh:

Ibu Marni sedang membuat acar

Rasa acarnya enak sekali

Niat hati mau ke rumah pacar

Eh, malah jatuh ke kali

Baca Juga: 9 Contoh Pantun Lucu Pantun Ramadhan yang Bikin Ngakak

Demikianlah beberapa jenis-jenis pantun beserta contohnya. Menulis pantun bahasa Indonesia sebenarnya tak sulit, asalkan sering berlatih dan bersungguh-sungguh. (SLM)