Jenis-Jenis Parfum Berdasarkan Konsentrat, Panduan Sebelum Membeli

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jenis-jenis parfum ada banyak, jadi sebelum membeli bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan bujet yang dimiliki. Umumnya jenis parfum di pasaran dibedakan berdasarkan konsentrat yang akan menentukan daya tahan pemakaian.
Bagi sebagian orang, penggunaan parfum sangat penting untuk bisa meningkatkan kepercaan diri. Dalam penggunaannya, ragam aroma parfum bisa menyesuaikan dengan acara yang akan dihadiri.
Kenali Jenis-Jenis Parfum Berdasarkan Konsentrat, Mana yang Tahan Lama?
Dikutip dari buku Kosmetologi : Prinsip dan Aplikasi, Nadia Isnaini, Lydia Septa Desiyana (2025:69), parfum adalah campuran cairan untuk memberikan aroma wangi pada ruangan, objek atau tubuh.
Dalam proses pembuatan parfum, melibatkan pencampuran beragam jenis bahan kimia, baik yang berasal dari alam maupun yang dibuat secara sintetis dengan formulasi spesifik. Di komposisinya, parfum terdiri dari minyak esensial, senyawa aroma, zat fiksatif dan pelarut yang dipilih secara khusus.
Adapun jenis-jenis parfum berdasarkan konsentratnya akan menentukan seberapa lama daya tahan ketika disemprotkan ke tubuh. Berikut ini penjelasan apa saja jenis parfum yang dijual di pasaran dan berapa lama tahannya.
1. Extrait de Parfum
Kadar ekstrak parfum dari extrait de parfum adalah 20-30%. Jadi, bisa dikatakan, ketahanan wangi parfum sampai 24 jam. Jenis parfum ini memiliki kadar minyak esensial paling tinggi dari parfum lainnya.
Karakteristik dari parfum ini lebih oily dan aromanya yang cukup berat di kulit. Biasanya penggunaan extrait de parfum untuk acara formal, dinner romantis, meeting penting maupun kencan.
2. Parfume Oil (Minyak Wangi)
Jenis parfume oil termasuk parfum yang taham lama dengan aroma kuat. Konsentrasi minyak wangi sekitar 25-35% dan lebih sedikit kandungan dari alkohol. Parfum ini tahan lama sekitar 12 jam.
Teksturnya berupa minyak, jadi bisa dioles di titik-titik nadi seperti pergelangan tangan, belakang telinga atau leher. Minyak wangi cocok untuk momen spesial, keseharian dan bisa untuk kulit sensitif.
3. Eau de Parfume (EDP)
Eau de Parfume memiliki konsentrat sekitar 10-20% dan mampu bertahan sekitar 8 jam. Umumnya aroma EDP lebih ringan dibandingkan extrait dan minyak wangi. EDP cocok untuk penggunaan sehari-hari, acara non formal dan casual.
4. Eau de Toilette (EDT)
Eau de Toilette (EDT) memiliki kadar ekstrak parfum 5-15% dan ketahanan wangi sekitar 2-4 jam saja. Jenis parfum adalah pewangi tubuh yang memiliki aroma ringan dan segar sehingga cocok untuk penggunaan sehari-hari. Di pasaran, EDT sangat populer dan harga jualnya tidak terlalu mahal.
Karena EDT hanya bertahan beberapa jam saja, jadi perlu re-apply berulang kali agar wanginya masih bertahan lama.
5. Eau de Cologne atau Cologne (EDC)
Konsentrasi Eau de Cologne lebih rendah, sekitar 2-4% saja. Daya tahan wangi parfum sekitar 2-3 jam saja. Seperti EDT, parfum ini pun perlu re-apply setiap beberapa jam sekali supaya wangi terus bertahan lama.
Jenis parfum EDC sangat cocok dipakai setelah mandi atau penyegar di siang hari. Produk parfum EDC umumnya tersedia dalam botol yang besar dengan harga terjangkau.
Demikian ulasan jenis-jenis parfum berdasarkan daya tahan dan mudah ditemui di pasaran. Penggunaan parfum akan membuat tubuh lebih harum sepanjang hari dan mampu meningkatkan mood. (RAN)
Baca juga: 4 Cara Menggunakan Parfum Laundry yang Tepat Agar Harumnya Tahan Lama
