Konten dari Pengguna

Jenis-Jenis Pencemaran Lingkungan dan Penyebabnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis-jenis pencemaran lingkungan. Sumber: unsplash.com/MarekPewniki.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis-jenis pencemaran lingkungan. Sumber: unsplash.com/MarekPewniki.

Jenis-jenis pencemaran lingkungan dan penyebabnya penting untuk diketahui agar dapat dilakukan pencegahan. Pencemaran lingkungan sudah pada tahap yang membahayakan hingga separuh pegawai pemerintahan di DKI dikenakan Work From Home atau WFH.

Pencemaran lingkungan tidak hanya menyebabkan penurunan kualitas hidup tapi yang utama adalah membahayakan kesehatan manusia dan makhluk lain. Informasi tentang jenis-jenis pencemaran lingkungan dan penyebabnya harus terus-menerus disebarkan.

Jenis-jenis Pencemaran Lingkungan

Ilustrasi jenis-jenis pencemaran lingkungan. Sumber: unsplash.com/AmirHosseini.

Dikutip dari Toksikologi Lingkungan, Dantje T. Sembel (2015:42), jenis-jenis pencemaran lingkungan ada 8, yaitu pencemaran udara, air, tanah, makanan, bunyi, suhu, cahaya dan visual.

Namun pembahasan di bawah ini memberikan perhatian utama terhadap 3 jenis pencemaran lingkungan yang masih dikutip dari buku tersebut, yaitu:

1. Pencemaran udara.

Pencemaran udara adalah masuknya bahan-bahan kimia dan partikel-partikel beracun ke dalam lingkungan atmosfer yang berbahaya bagi manusia, hewan dan tumbuhan.

Udara terdiri dari O2 atau oksigen untuk bernapas, CO2 atau karbondioksida untuk fotosintesis dan O3 atau ozon untuk menahan sinar ultraviolet. Ketiganya memiliki komposisi tertentu yang tidak boleh terganggu oleh partikel-partikel lain.

Penyebab pencemaran udara ada 2 macam, yaitu:

  1. Berasal dari buatan manusia. Contoh: pembakaran batu bara seperti yang disinyalir sebagai salah satu penyebab polusi udara di Jakarta dan CO2 dari sistem pembakaran kendaraan bermotor yang tak sempurna.

  2. Berasal dari bahan alami. Contoh: gas H2S dan debu halus dari gunung meletus.

2. Pencemaran air.

Bahan pencemar yang dapat masuk ke pipa air yang disalurkan ke rumah-rumah sumber air itu sendiri, misalnya sungai atau danau yang tercemar patogen, dan klorin yang dimaksudkan sebagai bahan penjernih air tersebut.

Sedangkan penyebab pencemaran air yang dapat masuk ke aliran-aliran yang terbuka antara lain:

  1. Pencemaran air tanah dari tangki septik tank.

  2. Limbah industri dan domestik.

  3. Pupuk pertanian.

  4. Residu pestisida.

  5. Tumpahan minyak.

3. Pencemaran tanah.

Pencemaran tanah adalah masuknya bahan-bahan yang beracun atau bahan-bahan yang tidak bisa diuraikan ke dalam tanah.

Penyebab pencemaran tanah cukup banyak, antara lain:

  1. Bahan kimia, seperti pupuk dan pestisida.

  2. Logam berart, seperti kadmium dan Pb.

  3. Tumpahan minyak.

  4. Limbah oli dari kendaraan bermotor.

  5. Plastik dan sebagainya.

Baca juga: Mengetahui Dampak Pencemaran Lingkungan Terhadap Ketidakseimbangan Lingkungan

Itulah jenis-jenis pencemaran lingkungan yang meliputi tanah, air dan udara beserta beberapa faktor penyebabnya. Dengan menghindari faktor-faktor penyebab tersebut, kelestarian lingkungan akan terjaga. (lus)