Konten dari Pengguna

Jenis-Jenis Pernapasan Pada Manusia dan Prosesnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jenis-jenis pernapasan. Sumber: unsplash.com/Robina Weermeijer
zoom-in-whitePerbesar
Jenis-jenis pernapasan. Sumber: unsplash.com/Robina Weermeijer

Jenis-jenis pernapasan pada manusia terbagi menjadi dua, yaitu berdasarkan otot yang terlibat dan berdasarkan lokasinya. Jika berdasarkan lokasinya, maka terbagi menjadi pernapasan eksternal dan internal.

Sedangkan berdasarkan otot yang terlibat juga terbagi menjadi dua, yaitu menggunakan otot dada dan perut. Adapun organ yang terlibat dalam proses pernapasan manusia adalah paru-paru.

Jenis-Jenis Pernapasan dan Prosesnya

Jenis-jenis pernapasan. Sumber: unsplash.com/Nhia Moua

Mengutip dari buku Herbal Penyembuh Gangguan Sistem Pernapasan, Joko Suryo, (2010:11), sistem pernapasan berdasarkan otot yang terlibat terbagi menjadi dua, yaitu menggunakan perut dan dada. Berikut penjelasan selengkapnya mengenai sistem pernapasan.

1. Berdasarkan Otot yang Terlibat

  • Pernapasan Dada

Pernapasan dada terjadi karena otot antartulang rusuk melakukan kontraksi sehingga rusuk menjadi terangkat. Hal ini menyebabkan volume pada rongga dada membesar dan tekanan dalam dada mengecil.

Pada saat yang bersamaan, paru-paru akan mengembang sehingga tekanan udara di luar paru-paru menjadi lebih besar. Tujuannya adalah agar udara bisa masuk ke tubuh. Sebaliknya, ketika otot pada tulang rusuk dalam posisi relaksasi, tulang rusuk akan menurun.

Volume pada rongga dada akan mengecil namun tekanannya menjadi besar. Pada kondisi ini, paru-paru akan mengempis sekaligus mengeluarkan udara.

  • Pernapasan Perut

Jenis-jenis lain dari sistem pernapasan adalah pernapasan perut yang menyebabkan terjadinya gerakan pada diafragma. Prosesnya terjadi apabila diafragma melakukan kontraksi, maka rongga dada akan membesar. Begitu pula dengan paru-paru yang ikut mengembang.

Setelah itu, udara akan masuk ke paru-paru. Sebaliknya, apabila diafragma dalam kondisi relaksasi, rongga dada akan menyempit. Pada kondisi itu, paru-paru akan mengecil dan mengeluarkan udara.

2. Berdasarkan Lokasi Pernapasan

  • Pernapasan Internal

Sistem pernapasan internal adalah terjadinya pertukaran udara pada sel darah merah dengan sel tubuh pada kapiler. Sesuai dengan namanya, pernapasan internal terjadi pada bagian tubuh yang lebih dalam.

  • Pernapasan Eksternal

Terakhir adalah pernapasan eksternal yang terjadi di paru-paru tepatnya pada bagian alveolus. Pernapasan eksternal adalah proses pertukaran udara yang terdapat pada kapiler serta udara dalam alveolus.

Baca Juga: Ketahui Fungsi Respirasi beserta Jenis dan Prosesnya

Memahami jenis-jenis pernapasan yang terjadi pada manusia akan meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya untuk menjaga kesehatan organ pernapasan. (GTA)