Jenis-Jenis Puisi Rakyat Lengkap Dengan Contohnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
![Jenis-Jenis Puisi Rakyat. Sumber: [Foto hanya ilustrasi. pexels.com/Min An]](https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,f_auto,q_auto:best,w_640/v1634025439/01h486trw0ke6a7j88dd6jyecs.jpg)
Seiring kemajuan zaman, kebudayaan Indonesia semakin berkembang. Salah satu hal yang berperan penting adalah karya sastra. Sejak dulu ada banyak karya sastra mulai dari pantun, fabel, dan berbagai jenis-jenis puisi rakyat lainnya.
Puisi rakyat merupakan warisan dari zaman dulu yang berisi tentang syair-syair. Dibuat dengan bahasa yang indah dan maknanya sangat dalam. Penyair zaman dulu biasanya membuat puisi yang berkaitan dengan kehidupan.
Jenis-Jenis Puisi Rakyat
Mengutip dari buku Bestie Book Bahasa Indonesia SMP/MTS Kelas VII, VIII & IX, The King Eduka, (82), terdapat tiga jenis puisi rakyat atau puisi lama yaitu syair, pantun, dan gurindam. Berikut ini penjelasan mengenai ketiga jenis puisi rakyat tersebut.
1. Syair
Syair merupakan karya sastra yang berasal dari Persia kemudian dibawa masuk ke Indonesia. Masuknya syair juga menjadi awal dari masuknya agama Islam di Nusantara. Syair berasal dari Bahasa Arab syu’ur atau syi’ir yang artinya adalah perasaan yang menyadari.
Kata syu’ur kemudian berkembang menjadi syi’ru yang menandakan bahwa puisi merupakan pengetahuan umum. Sejak awal masuk ke Nusantara hingga saat ini, syair mengalami perkembangan. Berikut ini ciri-ciri dari syair:
Bahasa yang digunakan adalah bahasa kiasan
Semua barisnya merupakan isi
Menggunakan sajak a-a-a-a
Setiap bait syair terdiri dari 4 baris
Setiap baris terdiri dari 8 sampai 14 suku kata
2. Pantun
Jenis-jenis puisi rakyat selain syair adalah pantun yang masih ada sampai saat ini. Pantun merupakan puisi Melayu yang dikenal dengan berbagai istilah seperti tonton, tuntun, dan pantun.
Artinya adalah sesuatu yang disampaikan secara teratur penuh kesantunan. Adapun ciri-ciri dari pantun adalah:
Sampiran terdapat pada baris pertama dan kedua
Untuk bagian isi ada pada baris ketiga dan keempat
Setiap baris pada pantun terdiri dari delapan sampai dua belas suku kata
Memiliki akhir rima a-b-a-b
Setiap bait terdiri dari 4 kalimat (4 baris)
3. Gurindam
Gurindam juga termasuk puisi rakyat yang berasal dari India kemudian masuk ke Nusantara. Berasal dari bahasa India kirindom yang artinya adalah perumpamaan. Biasanya gurindam berisi pesan moral dan keagamaan. Adapun ciri-ciri dari gurindam adalah:
Setiap bait hanya terdapat dua baris saja
Setiap bait terdiri dari 10 sampai 14 kata
Memiliki rima sama yaitu a-a, b-b, c-c, dan sebagainya
Baris pertama membicarakan tentang masalah sedangkan baris kedua adalah jawaban atau akibat dari masalah tersebut
Contoh Puisi Rakyat
Agar lebih mengerti mengenai karya sastra di atas, berikut ini ada beberapa contoh puisi rakyat:
1. Pantun
Terbang rendah burung peragam
Dari huma terbang ke hutan
Budaya daerah beraneka ragam
Mari bersama kita lestarikan
2. Syair
Aku ingin seperti bumi dan rembulan, yang saling berbagi menerima surya.
Tapi, aku sering memonopoli perhatian, tanpa menyisakan sedikit bagi yang membutuhkan
3. Gurindam
Baik-baik dalam memilih kawan, salah-salah bisa menjadi lawan
Baca Juga: Kumpulan Puisi Buah-Buahan yang Bermakna Kehidupan
Melihat jenis-jenis puisi rakyat di atas, ternyata ada banyak karya sastra yang perlu dilestarikan oleh masyarakat Indonesia. Jangan sampai karya sastra punah karena berpengaruh terhadap kebudayaan bangsa. (GTA)
