Jenis Teater Tradisional yang Berkembang di Indonesia

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia memiliki banyak kesenian yang berkembang sejak zaman dulu seperti teater. Teater terbagi menjadi dua jenis yaitu teater modern dan teater tradisional. Adapun salah satu jenis teater tradisional yang perlu dilestarikan adalah Lenong Betawi.
Disebut sebagai teater tradisional karena teater ini sudah ada sejak zaman dulu dan diwariskan secara turun temurun. Teater tradisional biasanya ditampilkan di depan banyak orang yang mengangkat kisah sehari-hari.
Pengertian Teater
Dalam memainkan teater, perlu ada pemain dan kru yang menyiapkan acara agar teater bisa berjalan lancar.
Mengutip dari buku Pembudayaan Literasi Seni di SD, Mansurdi, S.Sn., M.Hum., (2020:63), teater berasal dari Bahasa Yunani kuno theatron yang berarti pementasan. Selain itu, teater berkaitan dengan kolaborasi musik, gerakan, tari, dan sebagainya.
Pengertian teater dalam arti luas adalah peristiwa kehidupan masyarakat yang ditayangkan di atas panggung oleh para aktor.
Sedangkan dalam arti sempit teater adalah pementasan yang dinikmati orang banyak seperti ketoprak, wayang, dan masih banyak lagi.
Adapun unsur yang terdapat dalam teater sebagai berikut.
Penataan: berkaitan dengan tim yang mengurus tata busana dan tata rias para aktor dalam teater.
Properti: Perlengkapan yang digunakan untuk membantu aktor di atas panggung.
Pentas: Unsur yang memberikan nilai estetika dalam teater.
Sutradara: Orang yang mengatur pembuatan teater.
Pemeran: Orang yang memiliki peran dalam teater dan mementaskannya di atas panggung.
Skenario: Naskah yang berisi alur cerita teater.
Jenis Teater Tradisional di Indonesia
Salah satu jenis teater yang berkembang di Indonesia adalah teater tradisional. Di bawah ini ada beberapa jenis teater tradisional yang perlu dilestarikan.
1. Lenong Betawi
Lenong Betawi adalah teater hasil perpaduan antara lawakan dengan kesenian Gambang Kromong yang menghibur penonton.
2. Makyong
Jenis-jenis berikutnya adalah makyong yang berasal dari Kepulauan Riau. Teater ini memadukan tarian, musik, dan lawakan dalam cerita yang disajikan. Biasanya cerita yang disajikan berkisah tentang kerajaan.
3. Mamanda
Mamanda adalah teater yang berasal dari Kalimantan Selatan yang memadukan seni musik, tari, nyanyian, dan peran. Alur cerita mamanda adalah hikayat dan cerita syair.
4. Randai
Terakhir adalah randai yang berasal dari Sumatera Barat yang memadukan unsur bela diri, musik, tari, dan sastra. Alur cerita dalam randai diambil dari kehidupan masyarakat sehari-hari.
Baca Juga: 3 Fungsi Teater Modern dalam Seni Teater
Teater tradisional adalah teater yang masih memiliki unsur tradisional dalam ceritanya. Keempat jenis teater tradisional di atas perlu terus dilestarikan agar anak cucu bisa mengetahui tentang keragaman budaya di Indonesia. (GTA)
