Konten dari Pengguna

Kajian Teori: Pengertian, Cara Membuat, dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kajian teori. Sumber: Pixabay / congerdesign
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kajian teori. Sumber: Pixabay / congerdesign

Kajian teori adalah salah satu unsur penting dalam penelitian. Tanpa teori, akan sulit menjelaskan masalah yang menjadi pokok bahasan dalam penelitian tersebut. Informasi yang didapat dari kajian teori juga membantu mempersempit ruang lingkup atau jenis penelitian.

Kajian teori berbeda dengan kajian pustaka, karena kajian teori dilakukan untuk menempatkan landasan teoretis yang akan ditempatkan pada bab 2 dalam laporan penelitian, sedangkan kajian pustaka merupakan kajian dari penelitian sebelumnya.

Pengertian Kajian Teori dan Manfaatnya dalam Penelitian

Ilustrasi pengertian kajian teori. Sumber: Pixabay / geralt

Mengutip buku Metodologi Penelitian dalam Pendidikan, Gamar Al Haddar, dkk, (2023: 84), pengertian kajian teori atau landasan teori adalah kumpulan definisi, konsep, dan perspektif yang terstruktur mengenai suatu objek.

Ada beberapa manfaat kajian teori dalam sebuah penelitian. Manfaat tersebut antara lain:

  • Membantu menentukan metode penelitian

  • Memudahkan dalam mendapatkan solusi dari topik permasalahan penelitian

  • Membantu memudahkan dalam proses penelitian

  • Membantu menentukan kriteria penelitian

  • Dapat memverifikasi temuan atau hasil penelitian

Cara Membuat Kajian Teori

Ilustrasi cara membuat kajian teori. Sumber: Pixabay / chloestrong

Langkah-langkah membuat kajian teori, seperti dikutip dari buku Metodologi Penelitian dalam Pendidikan, Gamar Al Haddar, dkk, (2023: 85), adalah sebagai berikut;

  • Tentukan variabel yang akan diteliti, baik jumlah maupun nama variabelnya.

  • Cari sumber bacaan yang relevan dengan variabel yang akan diteliti. Sumber bacaan tersebut bisa berupa buku, kamus, ensiklopedia, jurnal-jurnal ilmiah, juga laporan penelitian seperti skripsi, tesis, atau disertasi.

  • Setelah menemukan buku yang dicari, periksa daftar isinya, lalu pilih topik yang relevan dengan variabel yang akan diteliti.

  • Untuk laporan penelitian, perhatikan judul penelitian, permasalahan, teori yang digunakan, tempat penelitian, sampel sumber data, teknik pengumpulan data, analisis, kesimpulan, dan saran yang diberikan.

  • Cari definisi untuk setiap variabel yang akan diteliti dalam sumber-sumber bacaan yang ditemukan. Bandingkan definisi dari berbagai sumber, dan pilih definisi yang paling sesuai dengan penelitian yang akan dilakukan.

  • Baca dengan teliti isi buku yang relevan dengan variabel yang akan diteliti, kemudian lakukan analisis dan refleksi terhadap isi bacaan tersebut. Buatlah rumusan dengan menggunakan bahasa sendiri, tentang isi dari setiap sumber bacaan yang telah dibaca.

  • Deskripsikan teori-teori yang telah dibaca dari berbagai sumber bacaan ke dalam tulisan. Jangan lupa untuk mencantumkan sumber-sumber bacaan yang dikutip atau digunakan sebagai landasan untuk mendeskripsikan teori tersebut.

Dengan langkah-langkah di atas, pencarian, pemilihan, dan analisis teori akan menjadi lebih mudah.

Contoh Kajian Teori

Ilustrasi contoh kajian teori. Sumber: Pixabay / Rousseau

Di bawah ini adalah contoh kajian teori yang bisa dijadikan pedoman.

Bab II

Kajian Teori

2.1 Air

Agar dapat hidup di bumi, manusia membutuhkan air untuk minum. Air yang terdapat di dalam bumi tersebut memiliki jumlah yang cukup banyak, yakni sampai mencapai ⅔ dari isi bumi. Air itu biasanya berasal dari hujan maupun tanah. Air ini sangat bermanfaat untuk manusia, tumbuhan, dan juga hewan.

2.1.1 Sifat Air

Air mempunyai sifat-sifatnya tersendiri, diantaranya yang pertama air selalu mengalir ke daerah yang lebih rendah, hal itu dikarenakan air mempunyai massa yang dijadikannya sebagai gravitasi. Kedua, air dapat menguap sebab panas yang dapat mengeluarkan air membuat sebuah butir-butir uap. Ketiga, air terdapat dimana-mana, dan bahkan 70% dari tubuh terbentuk dari sebuah air.

2.1.2 Manfaat Air

Keberadaan air di bumi memiliki manfaat yang cukup besar bagi makhluk hidup yang bertempat tinggal di dalamnya. Air dapat kamu pakai sebagai pelepas dahaga, air yang cukup banyak di daerah danau dapat dijadikan sebagai sebuah tempat wisata, sementara air di rumah digunakan untuk mencuci piring, mandi, mencuci pakaian, dan lain sebagainya. Banyaknya manfaat yang dimiliki air, membuat sangat tak mungkin apabila manusia hidup tanpa adanya air.

Baca juga: Pentingnya Landasan Teori dalam Penelitian Skripsi

Demikianlah penjelasan mengenai kajian teori, manfaatnya dalam penelitian, serta cara membuat dan contohnya. Dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa kajian teori adalah sebuah langkah yang tidak boleh dilewatkan dalam penelitian. (ARN)