Konten dari Pengguna

Kalor: Pengertian, Jenis dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengertian kalor. Sumber foto: pixabay/ kboyd
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengertian kalor. Sumber foto: pixabay/ kboyd

Dalam mata pelajaran sains, kalor adalah salah satu bentuk energi. Kalor dapat dihasilkan karena perubahan temperatur yang terjadi pada suatu zat maupun sistem.

Penerapan konsep kalor banyak ditemui di kehidupan sehari-hari. Salah satunya pada proses transfer panas yang terjadi ketika merebus air. Selain itu, masih banyak contoh lain perpindahan kalor yang menarik untuk diketahui.

Pengertian Kalor dan Jenis-jenisnya

Ilustrasi gambar kalor adalah. Sumber foto: pixabay/ Myriams-Fotos

Menurut buku Jago Fisika SMP, Esvandiari, (2007:42), kalor adalah suatu bentuk energi yang dapat berpindah karena adanya perbedaan suhu pada suatu benda.

Secara alamiah, kalor berpindah dari benda yang bersuhu tinggi ke benda yang bersuhu rendah sehingga terjadi percampuran suhu dari kedua benda itu.

Lebih lanjut, untuk semakin memahami terkait konsep dasar kalor, berikut ini beberapa jenis-jenis kalor yang bisa diketahui.

1. Kalor Pembentukan

Kalor pembentukan merupakan kalor yang dapat membuat 1 mol senyawa pada unsur-unsurnya, contohnya H2 (hidrogen), Cl2 (klorin), dan O2 (oksigen).

2. Kalor Pelarutan

Kalor pelarutan atau ∆Hs adalah sejumlah kalor yang diperlukan untuk mengencerkan satu mol zat yang semula padat menjadi bentuk larutan.

3. Kalor Penguraian

Kalor penguraian ialah jenis energi panas yang diperlukan dalam proses penguraian satu mol zat menjadi unsur-unsur lain pada tekanan konstan dan dalam keadaan standar.

4. Kalor Pembakaran

Kalor pembakaran atau burning heat molar standar adalah sejumlah kalor yang dibutuhkan pada proses pembakaran satu mol zat, yang dapat berupa unsur dan senyawanya.

5. Kalor Netralisasi

Sejumlah kalor yang diperlukan pada untuk menghasilkan satu mol zat dari reaksi antara asam dan basa disebut dengan kalor netralisasi.

Contoh Kalor di Kehidupan Sehari-hari

Ilustrasi contoh kalor Sumber foto: pixabay/ tookapic

Setelah mengetahui bahwa kalor adalah salah satu bentuk zat energi, berikut ini kumpulan contoh kalor dalam kehidupan sehari-hari yang menarik untuk diketahui, yaitu:

  1. Perubahan suhu pada knalpot menjadi panas ketika mesin kendaraan dinyalakan.

  2. Temperatur panas yang merambat ke tutup panci saat digunakan sebagai penutup rebusan air.

  3. Benda yang terbuat dari komponen dasar berupa logam, jika mengalami perambatan panas apabila dipanaskan. Seperti halnya ketika melakukan percobaan dengan memanaskan pangkal sendok menggunakan lilin.

  4. Pakaian basah yang menjadi kering saat dijemur di bawah terik matahari.

  5. Penggunaan lampu bohlam untuk menghangatkan telur ayam broiler di bidang peternakan.

  6. Badan terasa hangat ketika berada di sekitar api unggun.

  7. Pada saat melakukan aktivitas menyetrika terjadi perpindahan panas dari setrika ke pakaian.

  8. Es batu mencair saat digenggam karena terjadinya perpindahan temperatur.

  9. Merebus air dalam penci hingga suhu mendidih.

  10. Makanan yang dipanaskan menggunakan alat pemanas atau microwave.

Baca Juga: 3 Jenis Perpindahan Kalor dan Contohnya

Demikian dapat disimpulkan bahwa kalor adalah energi yang dapat disalurkan dari objek dengan suhu tinggi ke rendah. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan tentang prinsip perpindahan kalor dalam ilmu sains. (Riyana)