Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.99.0
Konten dari Pengguna
Kapan Munggahan 2025? Ini Penjelasannya
27 Februari 2025 7:11 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Munggahan adalah tradisi masyarakat Sunda yang dilakukan untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan . Kata 'munggahan' berasal dari bahasa Sunda 'unggah' yang berarti 'naik', melambangkan peningkatan kualitas spiritual dan derajat menuju bulan yang penuh berkah. Sebetulnya, kapan munggahan 2025 dilaksanakan?
ADVERTISEMENT
Sebelum mengetahui waktu yang tepat untuk munggahan, mengutip buku Sufisme Sunda, Dr. Asep Salahudin (2023:292), munggahan apabila dialihbahasakan ke dalam idiom agama, akan menjadi serupa dengan silaturahmi.
Bahkan, munggahan tidak sekadar silaturahmi, namun juga memuat “konsep lain” yang berkaitan dengan nuansa psikologis, atmosfer sosiologis dan sensivitas sosial.
Ketahui Kapan Munggahan 2025 dan Tradisinya
Selain itu, beberapa masyarakat juga melakukan ziarah ke makam leluhur atau membersihkan tempat ibadah sebagai bentuk persiapan menyambut bulan puasa.
Lantas, kapan munggahan 2025? Munggahan dilaksanakan sebelum mulai berpuasa, di tahun ini kemungkinan akan dilakukan sebelum tanggal 1 Maret 2025 atau 1 Ramadan 1446 H.
ADVERTISEMENT
Pada tahun 2025, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1446 H jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Sementara itu, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama akan menggelar Sidang Isbat pada 28 Februari 2025 untuk menetapkan awal Ramadan secara resmi.
Dengan demikian, tradisi munggahan kemungkinan besar akan dilaksanakan pada akhir bulan Sya'ban, yaitu antara 27 atau 28 Februari 2025, sebelum memasuki bulan Ramadan.
Makna dan Tujuan Munggahan
Munggahan mewujudkan makna yang mencerminkan rasa syukur kepada Allah swt atas kesempatan untuk kembali bertemu bulan Ramadan. Tradisi ini dilakukan dengan harapan agar ibadah puasa dapat berjalan dengan lancar serta membantu seseorang menjauhkan diri dari perilaku negatif.
Selain itu, munggahan bertujuan untuk membersihkan diri dari dosa-dosa masa lalu sekaligus memperkuat nilai toleransi, rasa saling menghormati, serta menjaga keharmonisan dalam hubungan sosial.
ADVERTISEMENT
Walaupun berasal dari masyarakat Sunda, munggahan telah berkembang menjadi bagian dari budaya Indonesia secara luas. Meskipun pelaksanaannya bisa berbeda di setiap daerah, inti dari munggahan tetap sama, yaitu persiapan menyambut Ramadan dengan hati yang bersih dan penuh kebersamaan.
Jadi setelah mengetahui kapan munggahan 2025 dapat dilaksanakan, maka sebagai momen menyambut bulan suci, munggahan menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mempersiapkan diri secara fisik dan spiritual.
Dengan menjalankan tradisi ini, diharapkan setiap umat muslim dapat memasuki Ramadan dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan.(VAN)