Karakteristik Lapisan Atmosfer, dari Troposfer hingga Eksosfer

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Atmosfer Bumi merupakan lapisan gas yang mengelilingi planet dan terbagi menjadi lima lapisan utama, yaitu troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer. Setiap lapisan memiliki karakteristik lapisan atmosfer yang berbeda-beda.
Karakteristik dan ciri-ciri tersebut turut serta memengaruhi peran serta fungsi dalam menjaga kondisi planet ini. Dengan memahami karakteristik ciri-ciri masing-masing lapisan, maka setiap orang dapat lebih menghargai peran masing-masing lapisan tersebut.
Karakteristik Lapisan Atmosfer
Mengutip dari buku Geologi Tata Lingkungan Edisi Revisi, Nasiah Badwi, Ichsan Invanni Baharuddin, dan Ibrahim Abbas, (2019), asmosfer terdiri atas menjadi lima lapisan, yaitu troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer. Adapun tiap lapisan mempunyai karakteristik yang berbeda-beda adalah sebagai berikut.
1. Troposfer
Troposfer adalah lapisan terdalam dan paling padat dari atmosfer Bumi. Berikut adalah beberapa karakteristik utama dari troposfer.
Berada di ketinggian 0-12 km dari permukaan Bumi.
Memiliki ketebalan sekitar 12 km.
Tempat terjadinya cuaca dan iklim di Bumi.
Suhu menurun sekitar 0,6°C setiap kenaikan 100 m dari permukaan Bumi (Gradient Termik).
Tropopause, batas antara troposfer dan stratosfer, berada pada ketinggian 8-12 km.
2. Stratosfer
Stratosfer terletak di atas troposfer dan memiliki karakteristik khas yang memengaruhi lingkungan Bumi.
Berada pada ketinggian 12-50 km dari permukaan Bumi.
Memiliki lapisan ozon yang melindungi Bumi dari radiasi ultraviolet matahari.
Suhu meningkat seiring dengan ketinggiannya.
Tidak mengandung uap air, awan, atau debu, sehingga bersifat kering.
Stratopause adalah batas antara stratosfer dan mesosfer.
3. Mesosfer
Mesosfer adalah lapisan atmosfer yang berada di atas stratosfer dan memiliki karakteristik berikut.
Terletak pada ketinggian 50-85 km dari permukaan Bumi.
Suhu turun seiring dengan ketinggian, mencapai suhu yang sangat rendah (-83°C).
Tempat terbakarnya meteoroid, yang menghasilkan fenomena meteor.
Mesopause adalah batas antara mesosfer dan termosfer.
4. Termosfer
Termosfer merupakan lapisan atmosfer yang memiliki karakteristik yang memengaruhi interaksi dengan radiasi matahari dan fenomena luar angkasa.
Berada di ketinggian 85-500 km dari permukaan Bumi.
Suhu sangat tinggi karena penyerapan radiasi ultraviolet matahari, tetapi udara sangat tipis.
Tempat terjadinya aurora borealis dan aurora australis.
Ionosfer, lapisan di termosfer yang terionisasi, memantulkan gelombang radio dan mendukung komunikasi satelit.
5. Eksosfer
Eksosfer adalah lapisan atmosfer terluar Bumi yang memiliki karakteristik unik berikut.
Terletak di atas 500 km dari permukaan Bumi.
Sangat tipis dengan kandungan gas yang sangat rendah.
Memiliki pengaruh gravitasi Bumi yang sangat kecil.
Batas langsung antara atmosfer Bumi dengan ruang angkasa.
Tempat terjadinya gerakan atom yang tidak beraturan dan pelepasan partikel gas ke ruang angkasa.
Baca juga: 4 Fungsi Ozon di Lapisan Atmosfer Bumi
Itulah karakteristik lapisan atmosfer. Hal itu mengingatkan akan pentingnya untuk melindungi dan memelihara keseimbangan atmosfer Bumi agar dapat terus memberikan perlindungan bagi kehidupan di planet ini. (ARR)
