Konten dari Pengguna

Kata Ganti Pronomina: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kata ganti pronomina. Sumber: Pixabay/Katrina_S
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kata ganti pronomina. Sumber: Pixabay/Katrina_S

Kata ganti pronomina merupakan kata ganti yang digunakan untuk mengganti kata benda dalam sebuah kalimat. Penggunaan kata ganti ini dapat menghindari pengulangan kata dalam penulisan Bahasa Indonesia yang bisa membuat kalimat menjadi tidak efektif.

Terdapat delapan jenis pronomina mulai dari kata ganti orang contohnya saya, aku, daku, kita, kami, hingga kata ganti ekstratekstual contohnya itu.

Pengertian Kata Ganti Pronomina

Ilustrasi kata ganti pronomina. Sumber: Pixabay/MabelAmber

Pengertian kata ganti pronomina yaitu jenis kata yang berfungsi untuk menggantikan nomina (kata benda) atau frasa nomina atau orang tertentu yang tidak disebutkan secara langsung. Hadirnya pronomina membuat kalimat yang ditulis menjadi lebih efektif.

Pronomina memegang peran penting untuk dapat menjalankan fungsinya yaitu untuk memperhalus kalimat yang seseorang ucapkan. Penggunaan pronomina dimaksudkan agar suatu kalimat disampaikan secara lebih efektif dan tidak bertele-tele.

Jenis dan Contoh Pronomina

Ilustrasi kata ganti pronomina. Sumber: Pixabay/Pexels

Dalam buku Relasi Bahasa Indonesia dan Bahasa Hukum Indonesia dalam Penyusunan Perjanjian dan Pembuatan Akta Notaris oleh Dr. H. Bachrudin, S.H., M.Kn. (2023:88-90), jenis-jenis pronomina dan contohnya di antaranya sebagai berikut.

1. Kata Ganti Orang (Pronomina Persona)

Kata ganti yang digunakan untuk menggantikan kata benda orang (persona) dengan kata benda lain. Kata ganti jenis ini dibagi menjadi enam jenis yaitu:

  • Kata ganti orang pertama tunggal: Saya, aku.

  • Kata ganti orang pertama jamak: Kita, kami.

  • Kata ganti orang kedua tunggal: Engkau, kamu, anda.

  • Kata ganti orang kedua jamak: Kalian.

  • Kata ganti orang ketiga tunggal: Dia, beliau.

  • Kata ganti orang ketiga jamak: Mereka.

2. Kata Ganti Tanya (Pronomina Interogativa)

Kata ganti yang digunakan untuk menanyakan waktu, tempat, orang, atau keadaan tertentu. Kata ganti ini berfungsi untuk menggali informasi atas suatu kejadian. Kata ganti penanya terdiri dari kapan, di mana, ke mana, siapa, apa, bagaimana, kenapa, mengapa. Contoh:

  • "Siapa orang yang berbicara denganmu itu?"

  • "Mengapa kau tidak menjawab ketika dipanggilnya?"

3. Kata Ganti Kepemilikan atau Kepunyaan (Pronomina Posesiva)

Kata ganti yang digunakan untuk menyatakan sesuatu pengganti kepemilikan, seperti -ku, -mu, -nya, kami, mereka. Kata ganti ini diletakkan di bagian belakang kata. Contoh:

  • "Kerja kerasnya."

  • "Sumbangan kami."

  • "Tangisan mereka."

4. Kata Ganti Penghubung (Pronomina Relativa)

Kata ganti ini digunakan dan berfungsi menjadi penghubung antara induk kalimat dan anak kalimat seperti yang. Contoh:

  • "Rumah yang berwarna hijau itu selalu ramai oleh anak-anak."

  • "Ibu membuat masakan yang sangat lezat."

5. Kata Ganti Petunjuk (Pronomina Demonstrative)

Kata ganti petunjuk digunakan sebagi penunjuk lokasi atau suatu benda, seperti ini, itu, sana, sini, situ, ke sana, ke sini, ke situ, di sana, di sini, di situ, begini, begitu. Contoh:

  • "Sertifikat hak milik itu adalah bukti kepemilikan hak atas tanah tuan Arif."

  • "Harga tanah di sini terbilang mahal."

6. Kata Ganti Tidak Tentu

Kata ganti tak tentu digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang informasinya masih belum diketahui dengan jelas, baik wujud atau jumlahnya. Seperti: sesuatu, seseorang, barang siapa, masing-masing, para. Contoh:

  • "Ada seseorang yang selalu mengamatimu sepanjang hari ini."

  • "Para wali murid diminta selalu mengawasi putra-putri mereka selama di rumah."

7. Kata Ganti Intratekstual

Kata ganti yang menggantikan kata benda yang ada dalam sebuah artikel atau bacaan atau percakapan. Contoh:

  • "Dengan kelembutan suaranya, Amelia mampu meluluhkan hati kedua orang tuanya untuk memberikan izin ke luad negerti." (Kata ganti nya secara jelas menunjuk ke Amelia).

8. Kata Ganti Ekstratekstual

Kata ganti yang menggantikan kata benda yang terdapat di luar sebuah artikel atau bacaan atau percakapan. Contoh:

  • "Itu yang membuat Indri selalu gusar selama sepekan ini." (Kata ganti itu tidak jelas menggantikan hal apa).

Dari pembahasan di atas, dapat diketahui bahwa kata ganti pronomina merupakan kata ganti yang digunakan untuk menggantikan kata benda atau orang. Pronomina membuat kalimat jadi lebih efektif dan enak untuk dibaca maupun didengar. (MRZ)

Baca juga: Apa Fungsi Kata Ganti Pada Teks Deskripsi? Ini Penjelasannya