Kebahasaan dalam Teks Prosedur yang Paling Menonjol dalam Bahasa Indonesia

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teks prosedur adalah tulisan atau teks yang menerangkan langkah-langkah untuk menyelesaikan sesuatu. Kebahasaan dalam teks prosedur yang paling menonjol adalah penggunaan kalimat perintah.
Tujuan penulisan teks prosedur adalah untuk memberikan petunjuk, memberi informasi, dan mengarsipkan sesuatu. Teks prosedur juga ditulis untuk menambah wawasan masyarakat terkait suatu hal.
Mengenal Kebahasaan dalam Teks Prosedur yang Paling Menonjol
Mengutip dari buku Teks dalam Kajian Struktur dan Kebahasaan, Taufiqur Rahman, (2017:22), pengertian teks prosedur adalah teks yang ditulis untuk menjelaskan langkah-langkah mengerjakan sesuatu.
Sebelum menulis teks prosedur, penulis harus tahu kebahasaan yang digunakan dalam teks tersebut. Kebahasaan dalam teks prosedur yang paling menonjol adalah menggunakan kalimat perintah atau imperatif.
Selain kalimat perintah, ada lagi ciri kebahasaan yang digunakan dalam penulisan teks prosedur Bahasa Indonesia sebagai berikut.
Kalimat deklaratif: kalimat yang berisi pernyataan.
Kalimat interogatif: kalimat yang berisi pertanyaan.
Bilangan urutan: angka yang menunjukkan urutan mengerjakan sesuatu.
Partisipan manusia secara umum: semua manusia yang ikut dalam penulisan teks tersebut.
Verbal material: kata kerja yang berkaitan dengan tindakan fisik.
Verba tingkah laku: verba yang berkaitan pada sikap yang dinyatakan dengan ungkapan verbal.
Konjungsi temporal: konjungsi yang mengacu pada urutan waktu dan menjadi sarana kohesi teks.
Kata baku dan konjungsi syarat.
Bagian dan Ciri-ciri Teks Prosedur
Sebelum menulis teks prosedur, penulis juga perlu mengetahui bagaimana ciri-ciri dan bagian penulisan teks prosedur.
1. Bagian Teks Prosedur
Bagian langkah-langkah: berisi tentang cara yang bisa dilakukan pembaca untuk melakukan sesuatu.
Bagian tujuan: berisi tujuan dari pembuatan teks prosedur atau hasil akhir yang akan dicapai oleh penulis.
2. Ciri-ciri Teks Prosedur
Berisi langkah-langkah melakukan sesuatu.
Disusun secara informatif dan jelas.
Dijelaskan dengan rinci dan detail.
Teks prosedur bersifat objektif.
Berisi langkah berkelanjutan dengan penjelasan.
Menggunakan pilihan atau syarat.
Sifat teks prosedur adalah universal.
Teks yang disajikan bersifat akurat dan aktual.
Penulis menyampaikan langkah-langkah yang bersifat logis.
Kebahasaan dalam teks prosedur yang paling menonjol adalah penggunaan kalimat perintah. Teks prosedur Bahasa Indonesia harus dibuat sesuai dengan ketentuan agar pembaca bisa memahami isinya. (GTA)
Baca Juga: 10 Contoh Kalimat Majemuk Rapatan dalam Bahasa Indonesia
