Kedepannya atau Ke Depannya? Ini Penulisan yang Benar

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengetahui aturan penggunaan kata yang benar dalam bahasa Indonesia sangat penting. Contohnya, apakah "kedepannya" harus ditulis terpisah menjadi "ke depannya" atau tidak.
Hal ini penting karena aturan tersebut membantu membuat kalimat lebih baku tanpa mengubah makna kata aslinya. Sebagai panduan, kita dapat merujuk pada Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) untuk memastikan penulisan kata "ke" yang benar.
Kedepannya atau Ke Depannya, Mana yang Benar?
Banyak kata depan atau proposisi yang bisa digunakan untuk membuat kalimat dalam sebuah tulisan. Salah satunya kata depan "ke". Penggunaan kata depan tersebut ada yang tulis secara terpisah dan ada yang disambung.
Oleh karena itu, banyak orang yang bingung pada bagian menyambungkan atau memisahkan kata depan "ke" dengan kata berikutnya. Contohnya seperti kata kedepannya atau ke depannya yang kerap digunakan oleh seseorang untuk menunjukkan kondisi sebuah waktu.
Dikutip dalam buku Step by Step Menulis dan Editing oleh Ayu Azmi Muffiddah, Sekaring Tyas Widyardini, dan Ismiatun (2022:35) ketentuan penulisan "ke" yang benar sesuai dengan PUEBI yaitu:
Penulisan kata "ke" sebelum nama lokasi, tempat, dan waktu yang benar penulisannya harus dipisah. Contohnya: ke Jakarta, ke sini, ke kantor, ke lapangan, dan lain sebagainya.
Sebaliknya, jika kata depan "ke" diikuti kata selain penunjuk tempat penulisannya bisa digabung. Contohya kegunaan.
Dari penjelasan di atas dapat diketahui bahwa penulisan yang benar yaitu dipisah. Sehingga menjadi ke depannya karena "ke" berfungsi sebagai kata depan penunjuk tempat (depan). Bukan kedepannya.
Pada dasarnya, penggunaan kata ke antara dipisah atau disambung dapat disesuaikan dengan fungsinya pada suatu kata atau kalimat. Fungsi yang perlu diperhatikan dalam menggunakan kata ke sebagai berikut.
1. Sebagai Awalan
Penulisan kata depan "ke" sebagai awalan atau imbuhan dapat digunakan dengan cara disambung. Contoh kata yang memiliki awalan "ke" yaitu kebersamaan, kemampuan, keindahan, kecantikan, dan lain sebagainya.
2. Sebagai Kata Depan atau Preposisi
Setiap kata "ke" menjadi kata depan dari sebuah kata yang memiliki fungsi sebagai keterangan tempat, maka penulisan kata "ke" bisa digunakan secara terpisah. Selain memiliki fungsi sebagai penunjuk keterangan tempat, maka penulisannya disambung.
3. Sebagai Penunjuk Angka atau Urutan
Kata "ke" sebagai penunjuk angka atau urutan terbagi menjadi dua, yaitu:
Angka atau urutan nomor yang ditulis dalam bentuk huruf dapat ditulis dengan cara disambung. Contoh: kedua, ketiga, keempat, kelima, dan lain seterusnya.
Setiap kata "ke" yang diikuti oleh angka Arab dalam sebuah kalimat dapat ditulis dengan menggunakan tanda strip (-) sebelum penulisan angka arab tersebut. Contoh: ke-7, ke-3, ke-10, dan lain sebagainya.
Penulisan yang benar "ke" antara kata kedepannya atau ke depannya yaitu yang dipisah (ke depannya). Semoga informasi di atas dapat menambah pengetahuan pembaca tentang penulisan yang benar dalam tata bahasa Indonesia. (MRZ)
Baca juga: Cara Penulisan Produktivitas atau Produktifitas yang Benar Menurut EBI
