Konten dari Pengguna

Kekurangan dan Kelebihan Topologi Bus dalam Jaringan Komputer

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kekurangan dan kelebihan topologi bus. Sumber foto: Pixabay/ geralt
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kekurangan dan kelebihan topologi bus. Sumber foto: Pixabay/ geralt

Topologi bus merupakan salah satu bentuk susunan fisik dalam jaringan komputer. Sistem kerja topologi ini memiliki karakteristik yang berbeda dari jaringan lain, baik pada aspek pengelolaan maupun pemeliharaannya. Karena itulah, kekurangan dan kelebihan topologi bus patut dicermati agar pembaca dapat menentukan penggunaan pola jaringan yang sesuai kebutuhan.

Topologi bus dapat disebut juga dengan istilah daisy chain atau ethernet bus topology. Jenis jaringan ini mudah dikenali karena adanya pengunaan kabel backbone yang terhubung ke seluruh device (perangkat).

Mengenal Kekurangan dan Kelebihan Topologi Bus dalam Jaringan Komputer

Ilustrasi kekurangan dan kelebihan topologi bus. Sumber foto: Pixabay/ geralt

Berdasarkan buku Pengenalan Dasar Jaringan Komputer, Suminar Pujowati, dkk, (2021: 20), topologi bus merupakan layout jaringan yang digunakan untuk menghubungkan komputer, agar perangkat dapat saling berkomunikasi dan bertukar data informasi.

Dalam pemakaiannya, topologi bus memanfaatkan kabel tunggal sebagai media transfer. Sementara untuk media transmisi datanya menggunakan kabel coaxial. Dengan begitu, lalu lintas informasi hanya dikirimkan melalui kabel yang telah terkoneksi.

Dalam hal ini, jaringan bus adalah topologi ethernet yang paling umum dan populer. Meskipun demikian, terdapat hal-hal yang perlu dipertimbangkan sebelum mengimplementasikan topologi tersebut. Terlebih pada aspek performa yang dimilikinya.

Maka, untuk lebih mengenalinya, berikut merupakan beberapa kekurangan dan kelebihan topologi bus yang dapat dipelajari dikutip dari buku Pengenalan Dasar Jaringan Komputer, Nono Heryana, M.Kom, dkk, (2023: 108-109).

1. Kekurangan Topologi Bus

Terdapat beberapa kekurangan pada penerapan topologi bus, antara lain:

  • Jaringan bus dapat menghasilkan kinerja yang buruk. Kondisi tersebut disebabkan oleh banyaknya perangkat yang terhubung ke bus tunggal. Jadi, semakin banyak device maka kinerja jaringan juga dapat semakin menurun.

  • Topologi bus cukup rentan mengalami kesalahan. Pasalnya, apabila terdapat kesalahan pada kabel, keseluruhan jaringan dapat terganggu.

  • Topologi bus cenderung tidak fleksibel, terlebih dalam hal penambahan dan perubahan konfigurasi jaringan.

2. Kelebihan Topologi Bus

Di samping kekurangannya, topologi bus juga memiliki keunggulan, meliputi:

  • Topologi bus relatif murah untuk diimplementasikan. Hal ini disebabkan karena ethernet bus topology hanya memerlukan satu kabel sebagai media transmisi.

  • Konfigurasi jaringan pada topologi bus sangat sederhana, sehingga mudah diterapkan pada skala kecil. Seperti halnya untuk kantor-kantor yang tidak memiliki banyak pengguna.

  • Topologi bus memungkinkan pengembangan jaringan dengan menambahkan simpul baru dengan mudah.

Itu tadi kekurangan dan kelebihan topologi bus dan penjelasannya. Semoga informasi ini dapat meningkatkan wawasan serta pengetahuan pembaca terkait hubungan jaringan pada komputer. (Riyana)

Baca Juga: 5 Fungsi Motherboard pada Komputer