Kelebihan dan Kekurangan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Implementasinya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kelebihan dan kekurangan pembelajaran berdiferensiasi perlu diketahui sebelum menerapkannya di kelas atau sekolah. Tiap strategi pembelajaran memiliki metode pembelajaran yang berbeda.
Meski kebanyakan strategi pembelajaran telah teruji dan patut dicontoh, namun implementasinya harus disesuaikan dengan kondisi kelas. Demikian pula dengan pembelajaran berdiferensiasi yang banyak mendapatkan pengakuan.
Kelebihan dan Kekurangan Pembelajaran Berdiferensiasi
Dikutip dari Model Pengembangan Pembelajaran Berdiferensiasi, Heny Kristiani (2021:18), pengertian pembelajaran berdiferensiasi adalah proses belajar mengajar yang memberi fasilitas pada anak didik untuk mempelajarai materi sesuai kemampuan, apa yang disukai dan kebutuhan masing-masing.
Pembelajaran berdiferensiasi banyak direkomendasikan oleh para ahli karena membuat siswa belajar dengan nyaman. Namun metode ini tak lepas dari kelebihan dan kekurangan sehingga perlu dipertimbangkan dulu sesuai dengan kondisi riil sebelum menerapkannya.
Berikut inilah beberapa kelebihan dan kekurangan pembelajaran berdiferensiasi yang perlu diketahui.
1. Kelebihan Pembelajaran Berdiferensiasi
Siswa dapat berkembang lebih baik karena guru memberikan cara pembelajaran yang paling mudah dimengerti siswa.
Siswa memiliki hubungan yang lebih baik dengan guru sehingga terjadi komunikasi yang membangun, antara lain siswa berani menyampaikan pendapat atau kebutuhannya.
Siswa lebih optimis karena tidak takut bertanya pada guru dan tidak takut ketinggalan dari teman-temannya.
Guru dapat memperbaiki cara mengajarnya dari waktu ke waktu melalui asesmen yang diberikan oleh siswa-siswanya tiap akhir materi.
Secara umum, pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan capaian kelas dan sekolah.
2. Kekurangan Pembelajaran Berdiferensiasi
Makin banyak jumlah siswa, tugas guru makin berat dalam mempersiapkan cara penyampaian materi yang berbeda-beda sesuai dengan minat siswa.
Makin banyak siswa, makin berat beban psikologis guru karena harus selalu berganti cara penyampaian materi ketika berpindah dari kelompok satu ke kelompok lain atau dari individu satu ke individu lain.
Makin banyak siswa, makin sedikit alokasi waktu guru berinteraksi dengan masing-masing kelompok atau individu sehingga ada kemungkinan sebagian kelompok atau individu tidak mendapatkan bimbingan yang cukup dari guru.
Membutuhkan durasi pendekatan dengan siswa yang berbeda-beda sehingga guru harus bisa menyelaraskan waktu dengan siswa lain.
Dibutuhkan lebih banyak sumber daya, antara lain perangkat berteknologi tinggi, alat peraga, tata letak kelas yang mendukung dan sebagainya.
Kelebihan dan kekurangan pembelajaran berdiferensiasi di atas dapat menjadi pertimbangan dalam penerapannya. Kualitas yang dihasilkan sepadan dengan usaha yang dilakukan. (lus)
Baca juga: Pengertian Refleksi Pembelajaran Berdiferensiasi dan Penjelasannya
