Kenapa Tanaman Kacang Tanah Kerdil? Ini 4 Faktor Penyebabnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tanaman kacang yang sehat pastinya akan tumbuh subur. Namun, kadang ada permasalahan yang muncul seperti tumbuhnya kerdil. Kenapa tanaman kacang tanah kerdil? Ada beberapa faktor penyebab terjadinya kondisi ini seperti kurangnya sinar matahari, kelebihan atau kekurangan air, ketidakseimbangan nutrisi hingga serangan hama dan penyakit.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Alasan Kenapa Tanaman Kacang Tanah Kerdil
Dikutip dari buku Budidaya 8 Jenis Tanaman Pangan, Ir. Purwono, MS dan Ir. Heni Purnamawati, M.Sc. Agr (2007:86), tanaman kacang tanah berbuah di dalam tanah sehingga pengolahan tanah sangat berperan penting dalam budidaya kacang ini.
Dalam pertumbuhan kacang tanah, tidak sedikit menemui gejala tanaman kerdil. Tanaman kerdil merupakan kondisi pertumbuhan yang terhambat sehingga ukurannya lebih kecil dari seharusnya.
Lantas, kenapa tanaman kacang tanah kerdil? Berikut ini sejumlah faktor penyebabnya.
Kurangnya sinar matahari: tanaman yang kurang mendapatkan sinar matahari sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan. Ada baiknya kacang tanah ditanam di tempat yang terkena sinar matahari langsung, setidaknya 6 jam per hari.
Kelebihan atau kekurangan air: penyiraman tidak tepat juga menjadi faktor penyebab tanaman kacang tanah tumbuh kerdil. Apabila kekurangan air, tanaman kesulitan tumbuh. Sebaliknya, jika kelebihan, tanamannya menjadi tergenang.
Nutrisi tidak seimbang: tanaman kacang tanah membutuhkan unsur hara lengkap supaya bisa tumbuh dengan baik. Nutrisi yang dibutuhkan seperti nitrogen, kalium dan fosfor. Apabila nutrisi tidak seimbang, tanaman bisa tumbuh kerdil.
Serangan hama dan penyakit: faktor hama dan penyakit juga menjadi penyebab tanaman kerdil. Hama dan penyakit ini biasanya menyerang batang dan daun, sehingga menghambat pertumbuhan.
Cara Mengatasi Tanaman Kacang Tanah yang Tumbuh Kerdil
Agar terhindar dari pertumbuhan kerdil, beberapa cara bisa dilakukan. Berikut ulasannya.
Mendapatkan sinar matahari cukup: sinar matahari adalah sumber energi bagi tanaman. Pilih lokasi penanaman yang mendapatkan sinar matahari langsung.
Pemberian pupuk berkualitas: dalam mencegah terjadinya kekerdilan, penting memberikan pupuk berkualitas seperti Pupuk Organik Cair (PCO). Adapun waktu pemupukan kacang tanah dilakukan dalam rentang 10 hingga 15 hari setelah tanam.
Penyiraman yang tepat: lakukan penyiraman sehari dua kali di pagi dan sore hari. Namun, penting diingat untuk mengukur airnya agar tidak berlebih atau kurang.
Hama dan Penyakit Apa Saja yang Menyebabkan Kacang Tanah Kerdil?
Ada sejumlah penyebab hama dan penyakit pada kacang tanah yang patut diwaspadai agar mencegah tanaman tidak tumbuh kerdil, yaitu:
Kutu daun (Aphid): hama ini menyerang pucuk dan tangkai daun muda sehingga menyebabkan tanaman kerdil dan daun keriting.
Virus kerdil: virus ini bisa menyebabkan kacang tanah tumbuh kerdil, polong yang dihasilkan sedikit juga kecil dan daunnya ada bercak.
Penyakit karat (Puccinia arachidis): penyakit disebabkan oleh Uromyces arachidae yang menyerang tanaman muda. Apabila tanaman diserang penyakit ini akan muncul bintik coklat di daun sehingga menjadi kering dan mudah rontok.
Kesimpulan
Kenapa tanaman kacang tanah kerdil? Ada beberapa faktor penyebab yang melatarbelakanginya mulai dari pencahayaan kurang hingga hama dan penyakit.
Perlu diwaspadai sejumlah hama dan penyakit yang rentan membuat tanaman kacang tanah tumbuh kerdil seperti kutu daun, virus kerdil dan penyakit karat.
Namun, dengan perawatan rutin mulai dari pencahayaan tepat, nutrisi pupuk, hingga penyiraman tepat, bisa mencegah tanaman tumbuh kerdil. (RAN)
Baca juga: Cara Menanam Kacang Tanah di Musim Hujan yang Mudah Dilakukan
