Konten dari Pengguna

Kendala dan Tantangan Pembiasaan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat ke Siswa

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apa kendala dan tantangan anda dalam mendorong pembiasaan tujuh kebiasaan anak indonesia hebat ke siswa Anda? Sumber: unsplash.com/HusniatiSalma.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apa kendala dan tantangan anda dalam mendorong pembiasaan tujuh kebiasaan anak indonesia hebat ke siswa Anda? Sumber: unsplash.com/HusniatiSalma.

Apa kendala dan tantangan Anda dalam mendorong pembiasaan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat ke siswa Anda? Kebiasaan yang baik akan membentuk anak Indonesia menjadi pribadi yang unggul.

Penanaman kebiasaan baik sejak dini merupakan strategi yang tepat karena anak-anak bagai spons yang cepat menyerap edukasi. Meski begitu, kendala dan tantangan juga sudah muncul menyertai masa tumbuh kembang anak-anak.

Apa Kendala dan Tantangan Anda dalam Mendorong Pembiasaan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat ke Siswa Anda?

Ilustrasi apa kendala dan tantangan anda dalam mendorong pembiasaan tujuh kebiasaan anak indonesia hebat ke siswa Anda. Sumber: pexels.com/IbadBadrul.

Dikutip dari Pusat Penguatan Karakter Kemdikbud di www.cerdasberkarakter.kemdikbud.go.id, 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat diluncurkan untuk mencapai Indonesia Emas 2045 melalui Generasi Emas Indonesia Berkarakter.

7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat. Pendidikan Indonesia diharapkan tidak hanya menghasilkan siswa yang pandai tapi juga berkarakter hebat.

Setiap program memiliki tantangan sehingga muncul beberapa pertanyaan pada para guru. Salah satunya, "Apa kendala dan tantangan Anda dalam mendorong pembiasaan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat ke siswa Anda?"

Berikut ini adalah jawaban yang dirangkum oleh Pusat Penguatan Karakter tersebut.

1. Perkembangan Teknologi

Teknologi maju seperti dua sisi mata uang, yaitu baik dan buruk. Sisi buruknya adalah anak-anak makin malas bergerak, suka begadang dan malas belajar.

2. Generasi Instan

Generasi instan yang sering mendapatkan segala sesuatunya dengan mudah bisa berakibat tidak menghargai proses. Contohnya adalah suka mencontek dan plagiat karena tidak mau belajar.

3. Penurunan Karakter Peserta Didik

Penurunan karakter ini antara lain akibat kurangnya kehadiran orang tua sebagai role model sehingga diisi oleh teman sepermainan yang belum tentu baik. Salah satu akibatnya, siswa menjadi malas beribadah.

4. Kejahatan atau Kekerasan dalam Dunia Pendidikan

Kekerasan ini bisa dilakukan oleh teman sendiri atau bullying dan bisa juga dilakukan oleh salah satu pendidik.

5. Menurunnya Pemahaman terhadap Budaya Lokal

Hal ini menyebabkan anak-anak tidak mau bermasyarakat dan tidak menghargai kearifan lokal. Contohnya tidak doyan menu makanan lokal yang lebih bergizi daripada makanan instan.

6. Problematika Kesehatan Fisik dan Psikis

Contohnya obesitas, adiktif gawai, memiliki masalah kesehatan mental hingga terpapar pornografi dan narkoba. Bahkan ada yang orang tuanya terlibat judi online.

Apa kendala dan tantangan Anda dalam mendorong pembiasaan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat ke siswa Anda? Tiap pendidik menghadapi kendala yang berbeda. Karena itu Pusat Penguatan Karakter memberi panduan untuk tiap tingkatan pendidikan. (lus)

Baca juga: Tanggapan Orang Tua tentang 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Rumah