Ketahui Bentuk Tubuh Rayap dan Siklus Hidupnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rayap merupakan hewan yang menyukai kondisi lingkungan lembab dan suhu yang hangat. Bentuk tubuh rayap yang kecil memungkinkan untuk hidup di dalam tanah dengan membuat sarang di bawah tanah.
Selain itu juga mangakses kayu sebagai makanan dari dalam tanah. Untuk mendapatkan makanan, hewan rayap membuat terowongan yang berbahan dasar tanah lumpur yang dapat menuju ke arah sarangnya.
Mengetahui Bentuk Tubuh Rayap
Mengutip dari buku Hama Pascapanen dan Pengelolaannya, Wgiman (2019), rayap merupakan hewan serangga termasuk Ordo Isoptera yang pajnang tubuhnya berkisar antara 3–30 mm. Selain itu bentuk tubuh rayap memiliki antena dan pinggang yang lurus dan bermanik-manik, serta mempunyai warna cokelat muda, cokelat tua sampai hitam.
Perbedaan warna pada rayap menentukan peran rayap. Rayap yang memiliki warna tubuh hitam yaitu rayap yang meninggalkan koloni untuk kawin dan membangun koloni baru sesudah menumbuhkan sayapnya.
Kemudian rayap yang mempunyai warna tubuh putih kemungkinan adalah rayap pekerja. Selain itu rayap dengan warna tubuh coklat kekuningan merupakan rayap reproduktif atau rayap pajurit di dalam koloni.
Siklus Hidup Rayap
Hewan rayap memiliki siklus hidup tertentu yang dimulai dari telur sampai rayap dewasa yang kemudian akan masuk masa pelepasan sayap. Adapun penjelasan dari siklus hidup rayap sebagai berikut.
Telur rayap memiliki ukuran kecil, berwarna putih bening, serta memiliki bentuk lonjong. Biasanya ratu rayap meletakkan telurnya pada lokasi terpencil. Telur rayap ini akan menetas ketika berumur 8-11 hari.
Setelah telur menetas, maka akan menjadi nimfa. Nimfa muda akan mengalami pergantian kulit sampai 8 kali.
Sesudah melalui proses pegantian kulit, nimfa akan menuju ke arah pendewasaan. Pada tahap ini nimfa dewasa sudah mulai dapat menjalankan perannya masing-masing sesuai dengan kastanya.
Selanjutnya rayap dewasa terbagi atas kasta rayap pekerja dan tentara. Rayap pekerja bertangung jawab membuat terowongan dan ruang. Sementara rayap tentara berguna dalam pertempuran dan tidak dapat memberi makan dirinya sendiri.
Selanjutnya matamorfosis rayap pekerja dan prajurit akan berhenti sesudah dapat berperan untuk koloninya. Selain itu, juga sudah muncul sayap yang menandakan sudah siap kawin dan menjadi laron.
Setelah menjadi laron, akan tebang keluar untuk mencari pasangan. Kemudian akan melepaskan sayapnya apabila sudah mendapatkan pasangan dan akan menciptakan koloni baru.
Mengetahui bentuk tubuh rayap dan siklup hidupnya dapat menambah wawasan bagi pembaca untuk lebih mengenal hewan rayap. Penting diketahui bahwa siklus hidup rayap dapat berlangsung secara cepat sampai menjadi laron. (PAM)
Baca juga: Daur Hidup Katak dan Penjelasannya
