Ketahui Cara Migrasi Burung Merpati di Alam

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara migrasi burung merpati menarik perhatian banyak orang. Merpati adalah hewan yang dipercaya sebagai kurir surat rahasia pada masa perang. Itu berarti merpati sudah terbukti jarang tersesat.
Merpati yang dikenal masyarakat Indonesia adalah merpati peliharaan. Sebenarnya ada banyak jenis merpati. Merpati yang hidup liar melakukan migrasi secara rutin.
Cara Migrasi Burung Merpati
Dikutip dari Cara Beternak Merpati, Suparman (2007:3), di dunia ini ada sekitar 200 jenis merpati atau burung dara yang tersebar di Eropa, Asia dan Australia. Karena itu, merpati tak selalu putih bersih seperti lambang cinta.
Burung merpati di belahan bumi utara umumnya memiliki bentuk fisik yang gempal dengan sayap panjang untuk keperluan migrasi. Sedangkan burung merpati di belahan bumi selatan lebih tinggi dan elegan.
Burung merpati bermigrasi karena memiliki kebutuhan seperti hewan lainnya, yaitu untuk mendekati sumber makanan dan untuk kawin. Burung merpati memiliki sistem navigasi tersendiri yang digunakan untuk bolak balik bermigrasi.
Berikut adalah cara migrasi burung merpati:
Memanfaatkan medan magnet bumi.
Burung dilengkapi dengan biomagnetik, yaitu magnet di dalam tubuh burung yang bereaksi terhadap medan magnet bumi untuk mendeteksi letak tujuan dan arah kembali burung ketika bermigrasi.
Keberadaan magnet ini pernah dibuktikan dengan meletakkan magnet pada kepala merpati yang akan bermigrasi. Akibatnya, merpati tersebut kehilangan arah pulang.
Menggunakan kompas matahari pada siang hari
Kompas matahari digunakan untuk menunjukkan arah. Diperkirakan merpati memiliki sistem kompas internal yang dapat melihat posisi matahari, bahkan jika sedang tertutup awan.
Mengggunakan pola bintang pada malam hari.
Di khatulistiwa, bintang-bintang terlihat bergerak cepat. Sedangkan di kutub utara, gerakan bintang melambat, yang dikenal sebagai titik perputaran langit. Merpati mengenalinya sebagai tujuan migrasi sehingga berhenti di lokasi tersebut.
Menggunakan sistem peta akustik.
Peta akustik adalah peta berupa bunyi-bunyian. Ketika terbang ke suatu daerah, merpati mendengarkan bunyi-bunyi dengan frekuensi rendah yang tidak terdengar oleh manusia atau infra untuk memutuskan jalan yang akan dilewati.
Baca juga: Pengertian dan Fungsi Tembolok pada Burung
Cara migrasi burung merpati menjadi bahan penelitian yang terus dilakukan karena banyak keunikannya. Untuk menjadi merpati pos memang membutuhkan latihan bertahap. Tapi tanpa kelengkapan navigasi khusus, hal itu susah dilakukan. (lus)
