Ketahui Fungsi Sistem Pendingin Pada Sepeda Motor dan Cara Kerjanya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada umumnya, sepeda motor memiliki mesin pendingin supaya bisa bekerja secara optimal. Hal ini disebabkan karena panas yang dihasilkan oleh mesin yang tidak terkonversikan menjadi tenaga harus dibuang agar suhu mesin dalam kondisi ideal. Lantas, apa fungsi sistem pendingin pada sepeda motor?
Sistem pendingin berfungsi untuk menjaga temperatur mesin agar selalu padat temperatur kerjanya. Tujuannya agar tenaga yang dihasilkan dapat lebih optimal.
Pengertian dan Cara Kerja Sistem Pendingin
Sistem pendingin adalah suatu sistem yang berfungsi untuk menjaga supaya temperatur mesin dalam kondisi yang ideal. Umumnya, kendaraan sepeda motor akan mengalami panas akibat dari pembakaran bahan bakar.
Panas akibat pembakaran yang berlebihan akan mengakibatkan komponen mesin mengalami kenaikan temperatur yang berlebihan. Apabila mesin tidak didinginkan akan mengakibatkan gangguan-gangguan pada komponen yang lainnya.
Sistem pendingin bekerja dengan cara melakukan perpindahan panas. Biasanya, panas mesin dipindahkan ke udara luar.
Pada proses ini memerlukan media yang dapat menyerap, menyimpan, dan melepaskan panas. Air dan udara menjadi komponen penting sebagai perantaranya.
Fungsi Sistem Pendingin
Dikutip dari buku Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan SMK/MAK Kelas XII: Program Keahlian Teknik Otomotif. Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Otomotif (Edisi Revisi), Z. Furqon, S.T. , Drs. Joko Pramono (2021:57) berikut ini beberapa fungsi sistem pendingin yang dapat dipahami oleh pembaca.
1. Mencegah Terjadinya Panas Berlebihan
Fungsi terpenting dari sistem pendingin adalah untuk mencegah terjadinya panas berlebihan pada mesin (overheating) yang dapat merusak komponen-komponen mesin. Maka dari itu, mesin pendingin dibuat untuk menurunkan temperatur pada mesin akibat proses pembakaran.
2. Mengatur dan Menstabilkan Temperatur Mesin
Sistem pendingin mampu mempertahankan temperatur mesin berada pada temperatur kerja yang paling efisien dalam berbagai kondisi. Jika temperatur mesin terlalu dingin, maka akan mengakibatkan pemakaian bahan bakar menjadi berlebihan.
3. Mempercepat Motor Mencapai Temperatur Kerjanya
Fungsi lain dari sistem pendingin adalah mempercepat motor mencapai temperatur kerjanya. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya keausan yang berlebihan, kerja motor yang kurang baik, dan emisi gas buang yang berlebihan.
Kondisi tersebut bisa saja terjadi apabila motor bekerja pada temperatur yang dingin maka campuran bahan bakar dengan udara yang masuk ke dalam silinder tidak sesuai.
Temperatur yang dingin juga mengakibatkan pembakaran menjadi tidak sempurna sehingga gas buang mengandung emisi yang merugikan manusia.
Itulah penjelasan singkat mengenai fungsi sistem pendingin pada sepeda motor beserta cara kerjanya. Adanya informasi tersebut diharapkan dapat menambah wawasan serta pengetahuan pembaca terkait sistem yang bekerja pada sepeda motor. (NTA)
Baca juga: Fungsi Kiprok pada Sepeda Motor dan Cara Merawatnya
